Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2008

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Studi Kasus Konflik Interpersonal Kaum Homoseksual Dalam Kelompok Sosial Di Kota Malang

Susticha Syarie Fatmawaty

Abstrak


ABSTRAK

 

Fatmawaty, Susticha Syarie. 2008. Studi Kasus Konflik Interpersonal Kaum Homoseksual Dalam Kelompok Sosial Di Kota Malang. Skripsi. Jurusan Psikologi Fakultas Pendidikan Psikologi Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Hj. Sri Weni Utami, M.Si. (II) Ninik Setiyowati, S.Psi, M.Psi.

 

Kata Kunci: Homoseksual, Kelompok Sosial, Konflik Interpersonal.

 

Homoseksual adalah orang yang memiliki orientasi seksual dengan sesama jenis. Homoseksual dalam kehidupan masyarakat merupakan kelompok sosial yang masih diposisikan marginal. Hal ini disebabkan karena masyarakat masih belum mampu menerima orientasi seksual sejenis. Orientasi seksual mereka dianggap berbeda didalam masyarakat. Dari aspek psikologis, yang menyebabkan perilaku homoseksual selain dari pola asuh, trauma, kecewa dapat juga karena pengaruh lingkungan. Dalam masyarakat umum, selain dianggap memiliki penyimpangan seksual, bagian terbesar masyarakat memandang mereka sebagai individu yang sakit. Itu sebabnya bagi kehidupan ‘orang normal’, mereka merupakan bagian kehidupan yang dipandang sangat aneh, dan oleh karena itu harus dihindari.

Kehidupan homoseksual dalam kelompok sosial tidak jauh berbeda dengan orang-orang heteroseksual pada umumnya dimana mereka juga bersosialisasi dengan sekitarnya, mereka juga bekerja, meniti jenjang pendidikan bahkan terlibat dalam masalah sehingga mengakibatkan terjadinya suatu konflik interpersonal. Konflik Interpersonal adalah pertentangan antara 2 pihak atau lebih karena adanya perbedaan yang tidak dapat dikompromikan.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk konflik interpersonal yang dialami kaum homoseksual dalam kelompok sosialnya dan cara mereka untuk mengatasinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus. Penelitian menggunakan tiga individu homoseksual sebagai subjek penelitian. Metode penelitian ini lebih mengarah  pada eksplanatori/penjelasan. Alat pengumpul data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi dan wawancara yang dilaksanakan pada bulan Februari - Maret. Pengecekkan keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi sumber dan metode.

Berdasarkan hasil penelitian kepada ketiga subjek menunjukkan bahwa konflik interpersonal yang terjadi pada homoseksual dikarenakan adanya ketidaksamaan pendapat, ide, tujuan serta adanya kesalahpahaman antar individu yang terlibat. Bentuk konflik interpersonal yang terjadi pada subjek, yaitu perseteruan dengan keluarga ketika berusaha membuka identitas dirinya, persaingan antar teman sesama jenis dalam mendapatkan lelaki sebagai pasangannya, perselingkuhan, cek cok karena tidak terima atas pendapat orang lain, dan sebagainya. Cara subjek mengatasi konflik interpersonal dalam kelompok sosialnya, yaitu mengambil jarak emosional dengan orang lain; merupakan jalan keluar untuk berusaha agar bisa hidup tanpa orang lain dan benar-benar tidak ingin tergantung pada orang lain. Cara mengatasi konflik  lainnya yaitu bersikap agresif dengan orang lain yang dianggap sebagai jalan keluar untuk memperlihatkan tidak adanya rasa takut maupun rasa belas kasihan karena tidak ingin ditindas atau dikuasai orang lain.