Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan Konflik Peran Ganda Dengan Kepuasan Kerja Pada Wanita Yang Berkarir Sebagai Guru

Chrisma Maharani

Abstrak


ABSTRAK

 

Maharani, Chrisma. 2012. Hubungan Konflik Peran Ganda Dengan Kepuasan Kerja Pada Wanita Yang Berkarir Sebagai Guru. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : ( I ) Dra. Hj. Sri Weni Utami, M.Si, ( II ) Ninik Setyowati, S.Psi, M.Si.

 

Kata Kunci : konflik peran ganda, kepuasan kerja, wanita yang berkarir sebagai guru

 

Konflik peran ganda adalah kondisi psikologis yang bertentangan antara tuntutan pekerjaan dan tuntutan keluarga, sehingga sulit memenuhi harapan masing-masing peran secara seimbang. Kepuasan kerja adalah perasaan seseorang terhadap pekerjaannya, dinilai dari terpenuhinya harapan-harapan seseorang terhadap pekerjaan tersebut. Wanita yang berkarir sebagai guru adalah mereka yang memiliki aktivitas diluar kodratnya, serta memiliki ketrampilan dan ketelatenan untuk menciptakan anak memiliki perilaku sesuai yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk ( 1 ) mengetahui konflik peran ganda pada wanita yang berkarir sebagai guru; ( 2 ) mengetahui kepuasan kerja pada wanita yang berkarir sebagai guru; ( 3 ) mengetahui apakah ada hubungan antara konflik peran ganda dengan kepuasan kerja pada wanita yang berkarir sebagai guru.

Jenis Penelitian ini adalah deskriptif-korelasional, sedang dalam pengambilan subjek penelitian diambil dengan cara cluster random sampling, dalam penelitian ini berjumlah 60 orang yaitu wanita karir dengan ciri-ciri : ( 1 ) berkarir sebagai guru ( 2 ) berusia 21-55 tahun ( 3 ) lama bekerja minimal 1 tahun dan ( 4 ) memiliki anak berusia sekitar 0-12 tahun. Penelitian ini menggunakan 2 instrumen yaitu skala konflik peran ganda dan skala kepuasan kerja yang dikembangkan oleh peneliti. Dengan menggunakan korelasi pearson didapatkan hasil uji validitas aitem konflik peran ganda, yaitu validitasnya antara 0,415 sampai 0,902 dan penghitungan reliabilitas dengan koefisien Alpha Cronbach 0,950. Sedangkan untuk hasil uji validitas aitem kepuasan kerja, yaitu validitasnya antara 0,408 sampai 0,867 dan penghitungan reliabilitas dengan koefisien Alpha Cronbach 0,919.

Dari penelitian diperoleh hasil : ( 1 ) konflik peran ganda wanita yang berkarir sebagai guru berada dalam klasifikasi tinggi ( 53,33 % ) dan ( 46,66 % ) rendah; ( 2 ) kepuasan kerjanya berada dalam klasifikasi tinggi ( 46,66 % ) dan rendah ( 53,33 % ); (3) dengan menggunakan teknik korelasi pearson antara konflik peran ganda dan kepuasan kerja sebesar rxy = -0,850 dengan signifikansi ( 0,000 < 0,05 ), hal ini menunjukan bahwa ada hubungan negatif antara konflik peran ganda dengan kepuasan kerja pada wanita yang berkarir sebagai guru.

Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan bagi : ( 1 ) wanita yang berkarir sebagai guru untuk melakukan manajemen diri dalam mengatasi konflik diri, khususnya konflik peran, sehingga mengetahui tingkat toleransi stres dan menyeimbangkan dengan refreshing; ( 2 ) organisasi untuk memberikan suatu sistem pengembangan karyawan terkait cara mengatasi konflik peran ( pelatihan manajemen konflik ), kemudian memberi jadwal kerja alternatif dan pembagian kerja ( 3 ) peneliti selanjutnya untuk memberikan sumbangan treatment.