Skripsi Jurusan Psikologi - Fakultas Pendidikan Psikologi UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

BENTUK KONSEP DIRI DAN KECEMASAN TERHADAP KEMATIAN PADA PENDERITA KANKER PAYUDARA

Boby Yanuar Arisandi

Abstrak


ABSTRAK

 

Arisandi, Boby Yanuar. 2012. Konsep Diri dan Kecemasan Terhadap Kematian pada Penderita Kanker Payudara. Skripsi, Jurusan Psikologi, Fakultas Pendidikan Psikologi, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Anies Syafitri, M.Psi, (II) Indah Yasminum Suhanti, M.Psi.

 

Kata Kunci: Konsep Diri, Kecemasan, Kematian, Kanker Payudara

 

Kanker payudara bukan hanya masalah aspek biologis semata, melainkan ada aspek psikologis yang turut mempengaruhi dari penderita sendiri. Payudara sendiri merupakan aspek paling berharga bagi perempuan. Apabila ada kelainan pada organ ini tentunya akan berpengaruh secara psikologis terutama konsep diri.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan beberapa hal, yaitu tentang konsep diri, kecemasan terhadap kematian, dan bentuk perilaku atau proses berpikir pada penderita kanker payudara dalam menghadapi kematian.

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kualitatif studi kasus. Dengan penelitian studi kasus, maka penelaahannya dilakukan secara intensif, mendalam, mendetail, dan komprehensif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara dan observasi. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data berupa instrumen manusia, yaitu peneliti sendiri. Untuk menjaga keabsahan data, dilakukan kegiatan triangulasi data. Kegiatan analisis data dimulai pengumpulan data, tahap reduksi data dan kategorisasi.

Berdasarkan hasil analisis data tersebut, diperoleh temuan penelitian sebagai berikut. Pertama, subjek penelitian memiliki konsep diri positif. Konsep diri positif diperoleh dari pola asuh orang tua, interaksi dengan masyarakat sekitar atau lingkungannya. Subjek penelitian mengalami kecemasan terhadap kematian, mengalami fase depresi dan isolasi, dan juga mengalami fase penerimaan.

Kedua, subjek penelitian yang kedua juga memiliki konsep diri positif yang diperoleh dari interaksi dengan teman sebaya, hasil belajar, dan juga interaksi dengan tetangga atau lingkungannya. Subjek penelitian yang kedua tidak mengalami kecemasan terhadap kematian. Subjek penelitian lebih mengkhawatirkan masalah besarnya biaya pengobatan di rumah sakit daripada kematian karena kanker payudara yang dideritanya.

Kesimpulannya dari penelitian ini adalah tidak semua penyakit kronis atau mematikan seperti kanker akan memperikan dampak kecemasan terhadap kematian pada penderitanya. Bentuk perilaku dan proses berpikir pada penderita kanker payudara dalam menghadapi kematian seperti penolakan, isolasi, marah, depresi, tawar-menawar, dan penerimaan tidak selalu berurutan atau perilaku yang muncul dari subjek penelitian adalah tumpang tinding.

Diharapkan untuk penelitian selanjutnya adalah mengambil lebih banyak subjek penelitian dengan latar belakang yang berbeda seperti wanita yang belum menikah sehingga dapat melihat gambaran konsep diri dan bentuk perilaku atau berpikir dalam menghadapi kematian.