SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan Religiusitas dengan Coping Stres pada Mahasiswa di Lembaga Tinggi Pesantren Luhur Malang

Rosyidah Asna

Abstrak


ABSTRAK

 

Asna,  Rosyidah.  2010.  Hubungan  Religiusitas  dengan  Coping  Stres  pada Mahasiswa di Lembaga Tinggi Pesantren Luhur Malang. Skripsi, Jurusan Bimbingan  Konseling  dan  Psikologi,  Fakultas  Ilmu  Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing:  (I) Dra. Endang Prastuti, M.Si, (II) Drs. Mohammad Bisri, M.Si.

 

Kata Kunci: Religiusitas, Coping Stres, Mahasiswa

 

Stres merupakan  salah  satu masalah  krusial  yang  sering  sekali melanda mahasiswa,  individu  yang  sedang  dalam  proses  menuju  usia  yang  matang. Stressor (penyebab stres) mahasiswa saat ini tidak hanya seputar akademik tetapi termasuk  juga  relasi  sosial  dengan  teman,  pacar,  kegiatan  non  akademis  yang bersifat  idealis maupun non  idealis, dunia pergaulan,  finansial  serta dunia kerja. (www.allabout  stres.com).  Apalagi  grafik  usia  yang  menunjukkan  bahwa  para mahasiswa  umumnya  berada  dalam  tahap  remaja  (adolescence)  hingga  dewasa muda (early adulthood)  (Santrock, 2006). Seseorang pada  rentang usia  ini masih labil dalam hal kepribadiannya, sehingga dalam menghadapi masalah, mahasiswa cenderung  terlihat  kurang  berpengalaman.  Strategi  coping  stres  menjadi  solusi paling baik yang bisa digunakan mahasiswa. Beberapa studi menunjukkan bahwa religi memainkan peran yang penting dalam mengatasi stres. Dua sumber coping stres  yang  biasanya  dilakukan  adalah  prayer  dan  Faith  in  God  (berdoa  dan berserah diri pada Tuhan) (Belavich, 1995 dalam Pitaloka, 2005).

Tujuan  utama  penelitian  ini  adalah  untuk  1)  Mengetahui  gambaran religiusitas  mahasiswa  di  Lembaga  Tinggi  Pesantren  Luhur  Malang,  2) Mengetahui  gambaran  coping  stres  mahasiswa  di  Lembaga  Tinggi  Pesantren Luhur Malang,  3) Mengetahui  apakah  ada  hubungan  antara  religiusitas  dengan coping  stres  pada  mahasiswa  di  Lembaga  Tinggi  Pesantren  Luhur  Malang. Paradigma  penelitian  yang  digunakan  adalah  deskriptif  korelasional.  Variabel religiusitas diukur dengan menggunaan skala  religiusitas dan coping stres diukur dengan skala coping stres. Subjek penelitian adalah 46 mahasiswa yang tinggal di Lembaga Tinggi Pesantren Luhur Malang. Data yang terkumpul dianalisis dengan analisis  korelasi  Product Moment  dari  Pearson  dengan  bantuan  SPSS  16.0  for Windows.

Hasil  dari  penelitian  ini  menunjukkan  1)  Religiusitas  mahasiswa  dalam kategori sedang, yakni sebesar 43,48% 2) Coping stres mahasiswa dalam kategori sedang  sebesar  45,65%,  3)  Terdapat  hubungan  positif  yang  cukup  signifikan antara religiusitas dengan coping stres dengan rxy 0,454 dengan p = 0,002