SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

STUDI TENTANG PELAKSANAAN TUGAS-TUGAS PERKEMBANGAN REMAJA SISWA SMK NEGERI 2 MALANG

INDANA ZULFA

Abstrak


ABSTRAK

 

Zulfa, Indana. 2010. Studi Tentang Pelaksanaan Tugas-Tugas Perkembangan Remaja Siswa SMK Negeri 2 Malang. Skripsi, Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. M. Ramli, M.A. (2) Dr. Andi Mappiare A.T, M.Pd.

 

Kata Kunci : Tugas-tugas Perkembangan, Remaja.

 

Masa remaja merupakan masa transisi dari masa kanak-kanak ke masa dewasa. Pada masa transisi ini, remaja merupakan masa pencarian identitas diri, masa penuh gejolak, dan ketegangan. Remaja sebagai bagian dari masyarakat mempunyai tugas-tugas perkembangan yang harus dipenuhinya. Kelancaran pelaksanaan tugas-tugas perkembangan sebelumnyaa akan mempengaruhi pelaksanaan tugas-tugas perkembangan pada masa selanjutnya, begitu sebaliknya.

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan tugas-tugas perkembangan yang berkaitan dengan (1) menerima keadaan fisik/jasmani; (2) membina hubungan dengan teman sejenis dan lawan jenis (sebaya); (3) memperoleh kebebasan emosional dari orang tua dan orang dewasa lainnya; (4) mencapai kebebasan/kemandirian ekonomi; (5) menerima seperangkat nilai hidup(mencapai perkembangan keimanan dan ketakwaan pada Tuhan Yang Maha Esa).

Penelitian ini dilakukan terhadap siswa SMK Negeri 2 Malang. Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X dan kelas XI. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode Proportional Stratified Random Sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan angket. Analisis hasil penelitian yang digunakan adalah analisis persentase dan distribusi frekuensi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari lima tugas-tugas perkembangan sebagian besar siswa mencapai tugas-tugas perkembangan kelima dengan berkualifikasi tinggi, sedangkan sebagian besar tugas-tugas perkembangan pertama hingga keempat sekitar rata-rata.

Bertitik tolak dari hasil penelitian, diajukan saran (1) agar konselor mengembangkan program Bimbingan dan Konseling yang memprioritaskan layanan yang bersifat developmental (untuk siswa yang melaksanakan tugas-tugas perkembangan dengan klasifikasi tinggi dan sedang), dan curative (untuk siswa yang melaksanakan tugas-tugas perkembangan dengan klasifikasi rendah); (2) peneliti selanjutnya dengan topik yang sama hendaknya dapat memperluas jumlah populasi penelitian sehingga hasil penelitian dapat digeneralisasikan ke arah yang lebih luas. Selain itu, diharapkan peneliti dapat menggunakan instrumen pengumpul data yang lain seperti observasi, dan wawancara hingga dapat diperoleh data yang lebih lengkap dan akurat.