SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Korelasi Kecerdasan Emosional dan Kecerdasan Spiritual dengan Penyesuaian Sosial Siswa Kelas X SMA PGRI 1 Tuban

Winda Nasa Widia

Abstrak


ABSTRAK

 

Widia, Winda Nasa. 2010. Korelasi Kecerdasan Emosional dan Kecerdasan Spiritual dengan Penyesuaian Sosial Siswa Kelas X SMA PGRI 1 Tuban. Skripsi, Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. H. M. Ramli, M.Pd, (II) Dra. Henny Indreswari, M.Pd

 

Kata kunci: Kecerdasan Emosional, Kecerdasan Spiritual, Penyesuaian Sosial

 

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) deskripsi objektif tentang kecerdasan emosional siswa kelas X SMA PGRI 1, (2) deskripsi objektif tentang kecerdasan spiritual siswa kelas X SMA PGRI 1, (3) deskripsi objektif tentang penyesuaian sosial siswa kelas X SMS PGRI 1 Tuban, (4) korelasi antara kecerdasan emosional dengan penyesuaian sosial siswa kelas X SMA PGRI 1 Tuban, (5) korelasi anatara kecerdasan spiritual dengan penyesuaian sosial siswa kelas X SMA PGRI 1 Tuban, (6) korelasi antara  kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual dengan penyesuaian sosial siswa kelas X SMA PGRI 1 Tuban.

Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif  korelasional. Populasi penelitian seluruh siswa kelas X di SMA PGRI 1 Tuban. Sampel dalam penelitian adalah sampel populasi (sampel total) yaitu seluruh siswa maupun siswi kelas X di SMA PGRI 1 Tuban. Sampel ditetapkan menggunakan sampel total karena populasi dalam penelitian ini yaitu siswa kelas X kurang dari 100, sehingga menurut Arikunto (2006) untuk populasi yang kurang dari 100 lebih baik sampel diambil secara keseluruhan (total). Jumlah keseluruhan siswa kelas X SMA PGRI 1 Tuban dari dua kelas yang ada adalah 89 siswa, namun pada saat diadakan penelitian terdapat enam siswa yang tidak masuk, sehingga jumlah keseluruhan siswa adalah 83 siswa. Dengan demikian sampel yang digunakan pada penelitian ini sejumlah 83 siswa.

Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah skala sikap dengan empat skala jawaban yaitu sangat sesuai (SS), sesuai (S), kurang sesuai (KS), tidak sesuai (TS). Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif dan analisis korelasional.

            Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) secara umum, penyesuaian sosial siswa kelas X SMA PGRI 1 Tuban tahun ajaran 2010/2011 dalam kategori tinggi, hal ini dapat dilihat dari hasil analisis data yang menunjukkan bahwa 56 siswa dari keseluruhan siswa (67,5%) memiliki penyesuaian sosial dalam kategori tinggi, (2) kecerdasan emosional siswa kelas X SMA PGRI 1 Tuban tahun ajaran 2010/2011 secara umum termasuk kategori tinggi, hal ini dapat dilihat dari analisis data yang menunjukkan sebanyak 51 siswa dari keseluruhan siswa (61,4%) memiliki kecerdasan emosional dalam kategori tinggi, (3)  kecerdasan spiritual siswa kelas X SMA PGRI 1 Tuban secara umum termasuk kategori cukup tinggi. Hal ini dapat dilihat dari analisis data yang menunjukkan sebanyak 54 siswa dari keseluruhan siswa (65,1%) memiliki kecerdasan spiritual dalam kategori cukup tinggi, (4) berdasarkan hasil analisis uji hipotesis I menggunakan uji korelasi Product Moment, disimpulkan bahwa terdapat korelasi positif dan kuat antara kecerdasan emosional dengan penyesuaian sosial siswa kelas X SMA PGRI 1 Tuban tahun ajaran 2010/2011, hal tersebut terlihat dari koefisien korelasi (rhitung) = 0, 604 > rtabel = 0,216) yang berarti terdapat korelasi positif dan kuat (karena rhitung  = 0,604 > 0,5), (5) berdasarkan hasil analisis uji hipotesis II menggunakan uji korelasi Product Moment, disimpulkan bahwa terdapat korelasi positif dan kuat antara kecerdasan spiritual dengan penyesuaian sosial siswa kelas X SMA PGRI 1 Tuban tahun ajaran 2010/2011, hal tersebut terlihat dari koefisien korelasi (rhitung) = 0, 591 > rtabel = 0,216) yang berarti terdapat korelasi positif dan kuat (karena rhitung  = 0,591 > 0,5), (6) berdasarkan hasil analisis uji hipotesis III menggunakan uji Korelasi Berganda disimpulkan bahwa terdapat korelasi positif dan kuat antara kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual dengan penyesuaian sosial siswa kelas X SMA PGRI 1 Tuban tahun ajaran 2010/2011, hal tersebut terlihat dari koefisien korelasi (rhitung) = 0, 705 > rtabel = 0,216) yang berarti terdapat korelasi positif dan kuat (karena rhitung  = 0,705 > 0,5).

Berdasarkan hasil penelitian tersebut, peneliti mengemukakan saran kepada beberapa pihak, yang pertama kepada konselor, sebagai wawasan khususnya konselor bagi sekolah menengah atas untuk merancang program bimbingan pribadi-sosial dengan topik yang berhubungan dengan upaya peningkatan kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual sebagai usaha meningkatkan kualitas penyesuaian sosial siswa; hal tersebut dapat dilakukan dengan memberikan materi-materi bahasan tentang kecerdasan emosional dan spiritual serta memberikan pelatihan kecerdasan emosional dan spiritual. Kedua, kepada guru, secara praktis penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman tentang pentingnya kecerdasan emosional dan kecerdasan spiritual; selanjutnya diharapkan guru dapat menjadi model bagi siswa sebagai sosok yang memiliki emosionalitas dan spiritualitas yang baik yang tampak pada  perilakunya sehingga para siswa dapat menjadikannya sebagai panutan dalam berperilaku untuk mendapatkan penyesuaian sosial yang baik. Ketiga, kepada peneliti selanjutnya, diharapkan mencoba menambah faktor-faktor yang mempengaruhi penyesuaian sosial seperti halnya berbagai faktor psikologis, faktor fisik, serta faktor dari lingkungan. Selain itu, juga dapat menambah sampel penelitian yang mewakili seluruh tingkatan kelas sehingga dapat terlihat perbedaan hubungan antar variabel dari tiap tingkatan kelas.