SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN INVENTORI KONTROL DIRI UNTUK SISWA SMA NEGERI DI MALANG

Arlia Ulimaz Syamnasti

Abstrak


ABSTRAK

 

Syamnasti, Arlia Ulimaz. 2010. Pengembangan Inventori Kontrol Diri untuk Siswa SMA Negeri di Malang. Skripsi, Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. H. Widada, M.Si, (II) Dra. Henny Indreswari, M.Pd.

 

Kata kunci: inventori, kontrol diri, siswa SMA

 

Kemampuan kontrol diri yang baik akan membuat individu menjadi bertanggung jawab dan berperilaku positif dalam kehidupannya sehari-hari. Bagi siswa SMA, tingkat kontrol diri siswa perlu diketahui secara dini karena penting sebagai dasar pemberian layanan bimbingan dan konseling untuk mengoptimalkan kontrol diri mereka, mengingat siswa SMA berada dalam rentang usia antara remaja awal dan remaja akhir dan bersiap untuk memasuki usia dewasa awal yang harus mempersiapkan dirinya untuk hidup bermasyarakat seutuhnya sebagai manusia dewasa yang memerlukan kemampuan kontrol diri yang baik.

Pengembangan ini bertujuan menghasilkan inventori kontrol diri yang dapat dipergunakan untuk mengukur tingkat kontrol diri siswa SMAN di kota Malang, secara khusus tujuan pengembangan ini adalah: (1) menghasilkan inventori yang baik dan (2) mengetahui kontrol diri siswa SMAN di Malang.Inventori kontrol diri ini dikembangkan dengan menggunakan model pengembangan Borg and Gall, yang terdiri atas: (1) menentukan tujuan, (2) menentukan populasi, sasaran dan sub bidang yang ingin dikembangkan, (3) menentukan variabel, sub variabel, indikator dan deskriptor, (4) mengembangkan butir-butir pernyataan, (5) menyiapkan prototype inventori, (6) melakukan uji coba (try out), (7) uji lapangan utama, dan (8) revisi produk. Inventori kontrol diri ini diuji tingkat validitasnya dengan rumus Product Moment Pearson dengan signifikansi P < 0,05, juga diuji reliabilitasnya dengan menggunakan rumus Alpha Cronbach. Populasi pengembangan adalah siswa kelas X SMAN di Malang tahun pelajaran 2010/2011, sampel pengembangan sebanyak 154 siswa yang diambil dengan menggunakan teknik proportional cluster area random sampling.

Hasil pengembangan menunjukkan bahwa: (1) inventori kontrol diri yang dihasilkan telah memenuhi kriteria inventori kontrol diri yang baik, yaitu meliputi keterujian validitas, reliabilitas, dan memiliki ketetapan norma, (4) kontrol diri siswa SMAN di Malang dikategorikan tinggi.

Berdasarkan hasil pengembangan disarankan: (1) hasil produk pengembangan dapat digunakan konselor sebagai salah satu instrumen pengumpul data pribadi untuk mengetahui tingkat kontrol diri siswa, (2) bagi pengembang selanjutnya, hendaknya menindaklanjuti hasil pengembangan ini lebih luas, baik dalam konstruk teori, jenjang subyek yang dipergunakan, populasi penelitian, maupun dalam membuat software inventori kontrol diri.