SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Keefektifan Metode Permainan Simulasi dalam Bimbingan Kelompok untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa SMP Negeri 3 Malang

Romi Dwi Setyo Wibowo

Abstrak


ABSTRAK

 

Wibowo, Romy Dwi Setyo. 2010. Keefektifan Metode Permainan Simulasi dalam Bimbingan Kelompok untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa SMP Negeri 3 Malang. Skripsi, Program Studi Bimbingan dan Konseling Jurusan Bimbingan Konseling Dan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Blasius Boli Lasan, M.Pd., Pembimbing (II) Dra. Henny Indreswari, M.Pd.

 

Kata Kunci: permainan simulasi, bimbingan kelompok, kepercayaan diri

 

Permainan simulasi merupakan salah satu metode edukatif yang digunakan dalam memberikan layanan bimbingan kelompok. Permainan simulasi dapat meningkatkan kepercayaan diri melalui pengalaman baru yang diperoleh selama permainan berlangsung. Permainan simulasi memiliki kelebihan di dalam pelaksanaannya, misalnya memberikan kemampuan kepada siswa untuk menyalurkan bakat yang terpendam serta memupuk keberanian, kemantapan penampilan siswa di hadapan banyak orang, dan juga memungkinkan terjadinya interaksi antara siswa sehingga dapat membantu siswa untuk mengembangkan kepercayaan dirinya.

Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan permainan simulasi dalam bimbingan kelompok untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa SMPN 3 Malang.

Rancangan penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu. Kelompok eksperimen adalah siswa yang memiliki kriteria percaya diri rendah melalui instrumen pengungkapan kepercayaan diri. Simulasi dilakukan dalam empat kali pertemuan dengan tema permainan yang berbeda-beda. Data penelitian diuji dengan analisis Ancova.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan simulasi efektif untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa SMP Negeri 3 Malang yang ditunjukkan dengan adanya perbedaan interaksi antara kelompok eksperimen dan kontrol.

Berdasarkan hasil penelitian disarankan kepada: (1) Konselor hendaknya memberikan layanan bimbingan kelompok di dalam kelas menggunakan media dengan nilai inovasi dan edukasi (2) Untuk peneliti lanjut dapat melakukan penelitian berikutnya dengan penelitian eksperimen yang tidak hanya memberikan perlakuan terhadap kelompok eksperimen saja melainkan terhadap kelompok kontrol, sehingga ada ketercapaian di dalam membandingkan keefektifan dari metode yang diuji.