SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

perbedaan perencanaan karier siswa program keahlian kria dan program keahlian teknologi informasi dan komputer kelas XI di SMK Negeri 5 Malang

Denok Siti Fatimah

Abstrak


ABSTRAK

 

Fatimah, Denok Siti. 2010. Perbedaan Perencanaan Karier antara Siswa Program Keahlian Kria dan Siswa Program Keahlian Teknologi Informasi dan Komputer Kelas XI di SMKN 5 Malang. Skripsi, Bimbingan Konseling dan Psikologi FIP Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dra. Ella Faridati Zen, M.Pd. (2) Dr. Blasius Boli Lasan, M.Pd.

 

Kata kunci: Perencanaan Karier, keahlian kria, keahlian TIK

 

Perencanaan karier merupakan proses untuk mengambil keputusan karier yang diterapkan siswa melalui tahapan memahami keadaan diri dan kondisi lingkungan, menentukan tujuan karier dan memprogramkan pendidikan dan pekerjaan. Perencanaan karier diperlukan untuk membuat keputusan karier yang tepat karena jika terjadi hambatan dalam pencapaian karier mengakibatkan penyimpangan tujuan karier dan kekecewaan.

Tujuan penelitian adalah untuk (1) mendeskripsikan perencanaan karier siswa program keahlian kria kelas XI di SMKN 5 Malang, (2) mendeskripsikan perencanaan karier siswa program keahlian teknologi informasi dan komputer kelas XI di SMKN 5 Malang, (3) Membuktikan adanya perbedaan perencanaan karier antara siswa program keahlian kria dan siswa program keahlian teknologi informasi dan komputer kelas XI di SMKN 5 Malang.

Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif komparatif. Populasi penelitian adalah siswa program keahlian kria dan siswa program keahlian TIK kelas XI SMKN 5 Malang. Sampel penelitian sejumlah 58 siswa program keahlian kria dan 65 siswa program keahlian TIK, berjumlah 123 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan Stratified Random Sampling untuk kedua program keahlian. Pengumpulan data menggunakan angket perencanaan katier dengan pilihan jawaban iya dan tidak. Teknik analisis yang digunakan adalah persentase dan uji-t.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Siswa program keahlian kria memiliki kecenderungan untuk merencanakan pekerjaan dalam perencanaan kariernya, 2) Siswa program keahlian TIK memiliki kecenderungan perencanaan karier yang beragam, yaitu pada perencanaan pendidikan, pekerjaan maupun keduanya, 3) berdasarkan hasil analisis uji-t, nilai t tabel adalah sebesar 1,9798 dan nilai t hitung sebesar 2,975 dengan signifikansi (Sig) = 0,896. Karena nilai t hitung (2,975) > t tabel (1,9798), dengan demikian hipotesis alternatif diterima pada taraf signifikansi 95%. Dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan perencanaan karier antara siswa program keahlian kria dan siswa program keahlian teknologi informasi dan komputer kelas XI di SMKN 5 Malang. Siswa program keahlian TIK lebih mampu dalam merencanakan karier.

Berdasarkan hasil penelitian, maka peneliti menyarankan kepada berbagai pihak: 1) Kepala sekolah: hendaknya memprogramkan bimbingan karier yang sesuai dengan karakteristik siswa, 2) Konselor: hendaknya mengaplikasikan program bimbingan guna membantu siswa dalam mengembangkan diri dengan memberikan informasi dan mendorong siswa untuk memcari informasi yang luas dari berbagai media, 3) Orang tua: hendaknya memantau dan mendorong aktivitas siswa yang berkaitan dengan belajar dan berkarier, dan 4) Peneliti lanjut: hendaknya mengembangkan suatu paket bimbingan karier pada siswa yang memiliki kecenderungan dalam perencanaan pendidikan maupun pekerjaan.