SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Kompetensi Mahasiswa Praktikan Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Malang

Halimatus Sa'diyah

Abstrak


ABSTRAK

 

Sa'diyah, Halimatus. 2010. Kompetensi Mahasiswa Praktikan Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi FIP Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. M. Ramli, M,A; (2) Drs. Djoko Budi Santoso.

 

Kata kunci: Kompetensi, mahasiswa praktikan, dan Bimbingan dan Konseling

 

Kompetensi menunjuk pada perbuatan (performance) yang bersifat rasional dan memenuhi spesifikasi tertentu dalam melaksanakan layanan Bimbingan dan Konseling (BK). Dalam pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) kompetensi yang dimaksud adalah performance mahasiswa praktikan dalam melaksanakan layanan Bimbingan dan Konseling di sekolah sebagai salah satu latihan dalam mempersiapkan diri menjadi konselor profesional. Praktik pengalaman lapangan dilaksanakan oleh Program Studi  Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Malang dengan tujuan mempersiapkan mahasiswa menjadi konselor profesional. Namun fenomena yang dapat diamati dalam pelaksanaan PPL tidak jarang mahasiswa hanya sekedar menggugurkan kewajiban sebagai seorang mahasiswa yang menempuh matakuliah PPL. Hal ini tidak sesuai dengan tujuan jurusan yaitu mempersiapkan mahasiswa Bimbingan dan Konseling sebagai calon konselor yang berkompeten di bidang Bimbingan dan Konseling.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) penguasaan mahasiswa praktikan Bimbingan dan Konseling tentang kompetensi pedagogik menurut konselor pamong, (2) penguasaan mahasiswa praktikan Bimbingan dan Konseling tentang kompetensi kepribadian menurut konselor pamong, (3) penguasaan mahasiswa praktikan tentang kompetensi sosial menurut konselor pamong (4) penguasaan mahasiswa praktikan Bimbingan dan Konseling tentang kompetensi profesional menurut konselor pamong.

Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu mahasiswa praktikan Program Studi Bimbingan dan Konseling dalam kegiatan PPL pada tahun ajaran 2009/2010. Yang menjadi sumber informasi adalah konselor pamong di sekolah tempat praktikan melaksanakan PPL. Sampel penelitian ini adalah seluruh konselor pamong yang ada di sekolah tempat berpraktik atau sampel total. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah persentase.

Hasil yang diperoleh dari penelitian sebagai berikut: (1) berkaitan dengan kompetensi pedagogik menunjukkan sangat sedikit (11,09%) konselor pamong yang sangat setuju bahwa mahasiswa praktikan menguasai kompetensi pedagogik, banyak (63,47%) konselor pamong yang setuju bahwa mahasiswa praktikan menguasai kompetensi pedagogik, sangat sedikit (21,19%) konselor pamong yang kurang setuju bahwa mahasiswa praktikan menguasai kompetensi pedagogik, dan sangat sedikit (4,18%)  konselor pamong yang tidak  setuju bahwa  mahasiswa praktikan menguasai kompetensi pedagogik. (2) berkaitan dengan kompetensi kepribadian menunjukkan bahwa sangat sedikit (16,36%) konselor pamong yang sangat setuju bahwa mahasiswa praktikan menguasai kompetensi kepribadian, banyak (81,12%) konselor pamong yang setuju bahwa mahasiswa praktikan menguasai kompetensi kepribadian, sedikit (29,17%) konselor pamong yang kurang setuju bahwa mahasiswa praktikan menguasai kompetensi kepribadian, dan sangat sedikit (4,38%) konselor pamong yang tidak setuju bahwa mahasiswa praktikan menguasai kompetensi kepribadian. (3) Berkaitan dengan kompetensi sosial bahwa sangat sedikit 9,84% konselor pamong sangat setuju bahwa mahasiswa praktikan menguasai kompetensi sosial, banyak (65,53%) konselor pamong yang setuju bahwa mahasiswa praktikan menguasai kompetensi sosial, sangat sedikit (19,15%) konselor pamong yang kurang setuju bahwa mahasiswa praktikan menguasai kompetensi sosial, dan sangat sedikit (4,36%) konselor pamong yang tidak setuju bahwa mahasiswa praktikan menguasai kompetensi sosial. (4) Berkaitan dengan kompetensi profesional bahwa sangat sedikit (11,82%) konselor pamong yang sangat setuju bahwa mahasiswa praktikan menguasai kompetensi profesional, banyak (63,86%) konselor pamong yang setuju bahwa mahasiswa praktikan menguasai kompetensi profesional, sangat sedikit (17,51%) konselor pamong yang kurang setuju bahwa mahasiswa praktikan menguasai kompetensi profesional, dan sangat sedikit (4,86%) konselor pamong tidak setuju bahwa mahasiswa praktikan menguasai kompetensi profesional.

Berdasarkan hal tersebut, disarankan kepada: (1) Jurusan BKP, hendaknya hasil penelitian ini dapat dijadikan salah satu bahan masukan bagi Program Studi Bimbingan dan Konseling dalam meningkatkan kompetensi kepribadian mahasiswa yaitu dengan cara merekonstruksi topik-topik atau matakuliah yang berhubungan dengan pengembangan kepribadian mahasiswa. (2) Dosen Pembimbing PPL, hasil penelitian ini hendaknya dijadikan masukan dalam membimbing mahasiswa, yaitu yang berkaitan dengan pemeriksaan daftar hadir mahasiswa di sekolah, dan pemeriksaan program BK yang sudah dilaksankan oleh masing-masing mahasiswa praktikan. (3) Peneliti lanjutan yang melakukan penelitian serupa hendaknya menggunakan mahasiswa secara langsung sebagai subyek penelitian, menggunakan wawancara dan observasi sebagai salah satu teknik pengumpulan data.