SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

HUBUNGAN RELIGIUSITAS DENGAN HUBUNGAN CINTA PADA MAHASISWA UNIVERSITAS NEGERI MALANG

Johan Hendra Sukrisna

Abstrak


ABSTRAK

 

Sukrisna, Johan Hendra. 2010. Hubungan Antara Religiusitas dan Hubungan Cinta Pada Mahasiswa Universitas Negeri Malang. Skripsi. Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (1). Fattah Hidayat, S.Psi, S.E, M.Si, (2) Nur Eva, S.Psi, M.Psi.

 

Kata Kunci : religiusitas, hubungan cinta

 

Adanya fenomena seks bebas diantara mahasiswa dengan pacarnya membuat penelitian ini dilakukan. Banyak faktor-faktor yang mempengaruhi hubungan cinta. Religiusitas merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi hubungan cinta. Tinggi atau rendahnya religiusitas akan mempengaruhi tinggi rendahnya hubungan cinta seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan religiusitas dengan hubungan cinta.

Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan jenis korelasional. Subyek penelitian adalah mahasiswa Universitas Negeri Malang sebanyak 128 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa Skala Religiusitas dan Skala Hubungan Cinta dengan menggunakan model skala Likert. Analisis deskriptif menggunakan kategori Mean dan standar deviasi. Analisis korelasional menggunakan teknik analisis korelasi product moment (p < 0,05).

Hasil penelitian menunjukkan bahwa religiusitas sebagian besar Mahasiswa Universitas Negeri Malang termasuk dalam kategori tinggi 51,56% (66 orang) ; dan hubungan cinta termasuk dalam kategori sedang 75% (96 orang). Terdapat hubungan antara religiusitas dengan hubungan cinta dengan nilai r = 0,258 (p < 0,05). Dan juga terdapat perbedaan signifikan hubungan cinta antara mahasiswa yang religiusitasnya rendah dan mahasiswa yang religiusitasnya sedang.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan kepada mahasiswa agar mempertahankan religiusitas sehingga mahasiswa bisa mengendalikan hubungan cinta yang dapat diterima oleh masyarakat. Bagi universitas, agar menciptakan lingkungan yang mendukung bagi mahasiswa untuk mempertahankan religiusitas, selain itu diperlukan juga upaya untuk memberikan pemahaman terhadap mahasiswa tentang pentingnya menjalin hubungan cinta yang sesuai dengan norma yang berlaku di masyarakat. Bagi peneliti selanjutnya, diharapkan untuk mengembangkan variable lain yang berhubungan dengan religiusitas dan hubungan cinta.