SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

APLIKASI SOFTWARE CUMMULATIVE RECORDS (CR) DI SMA

Miatim Sumarti

Abstrak


ABSTRAK

 

Sumarti, Miatim. 2010. Aplikasi Software Cummulative Records (CR) di SMA. Skripsi, Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Henny Indreswari, M.Pd, (II) Dr. Hj. Nur Hidayah, M.Pd.

 

Kata kunci: Cummulative Records, aplikasi software, siswa SMA

 

Cummulative Records (CR) merupakan gudang data tentang diri siswa, yang menghasilkan informasi maksimal dalam tempat kecil. Di dalam penyimpanan dan pemeliharaan data perlu diperhatikan asas-asas kesederhanaan, kemudahan, dan berkesinambungan. Tujuan adanya CR adalah: 1) Agar konselor dapat menghimpun keterangan hasil pengumpulan data dengan tepat, 2) Agar konselor dapat mencatat data baru ke dalam buku catatan dengan benar, 3) Agar konselor dapat menggunakan data di dalam buku catatan dengan mudah, 4) Agar konselor dapat membuat simpulan gambaran umum mengenai diri individu berdasar pada buku catatan dengan tepat. Kegunaan CR secara umum adalah untuk membantu mencapai tujuan bimbingan, yaitu mengenali diri, memahami diri dan lingkungan serta dapat mengembangkan potensinya secara optimal. Melihat kebutuhan di SMA Negeri 1 Malang Cummulative Records perlu dikembangkan melalui aplikasi software karena selama ini konselor mengalami kesulitan dalam melakukan himpunan datapribadi siswa. Himpunan data dilakukan secara manual, yaitu dengan menggunakan kertas isian yang disebarkan kepada siswa. Pelaksanaan himpunan data seperti ini membutuhkan banyak tenaga dan waktu, sehingga pengelolaan data juga membutuhkan waktu yang lama, akibatnya waktu untuk memberikan layanan kepada siswa menjadi berkurang.

Tujuan penelitian pengembangan ini adalah membuat software Cummulative Records untuk membantu konselor menghimpun data pribadi siswa, dengan mengaplikasikan program ini pekerjaan konselor dalam menghimpun data menjadi lebih ringan karena data diisi langsung oleh siswa. Selain itu dengan pengaplikasian program ini konselor dapat lebih mudah dan cepat untuk mengetahui gambaran tentang diri siswa.

Model pengembangan yang digunakan adalah model Borg &Gall. Pada pengembangan yang dilakukan penulis adalah 1) Penelitian dan pengumpulan informasi, 2) Perencanaan, 3) Mengembangkan bentuk produk awal, 4) Pengujian dasar pendahuluan., 5) Revisi produk utama, 6) Tes dasar utama, 7) Revisi produk operasional, 8) Pengujian bidang operasional, dan 9) Revisi produk akhir. Penilaian terhadap produk dilakukan oleh seorang ahli Bimbingan dan Konseling, seorang ahli media, tiga dua orang calon pengguna produk (konselor), dan sekelompok siswa. Penilaian yang diperoleh berupa data kuantitatif dan kualitatif. Penilaian produk dilihat dari tingkat kegunaan, kelayaka, ketepatan dan kemenarikan.

Hasil uji produk software Cummulative Records menunjukkan bahwa alat ini mempunyai tingkat kegunaan, kelayakan, ketepatan dan kemenarikan yang cukup tinggi. Hal ini terbukti dengan melihat hasil analisis angket penilaian yang diberikan oleh ahli BK, ahli Media, dan calon penguna produk yang menunjukkan skor rata-rata antara rentangan 2,01 - 3,00, yang artinya berguna, layak, tepat, menarik dan rentangan 3,01 - 4,00 yang artinya sangat berguna, sangat layak, sangat tepat, dan sangat menarik.

Hasil penelitian disarankan penulis kepada (1) Konselor sebagai pelaksana layanan Bimbingan dan Konseling, menggunakan software Cummulative Records sebagai media himpunan data dan dalam melaksanakan aplikasi tetap menjaga kode etik Konselor, (2) Kepala sekolah perlu menyediakan beberapa komputer (yang memiliki fasilitas jaringan server terkait dengan aplikasi software) khusus untuk layanan Bimbingan dan Konseling agar kerahasiaan data siswa terjamin, serta kepala sekolah membantu konselor mensosialisasikan produk ini kepada siswa, (3) Penelitian lanjutan, dilakukan uji coba produk terhadap subyek yaitu konselor dan siswa yang jumlahnya lebih banyak agar diketahui keefektifan produk yang dihasilkan.