SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN PAKET BIMBINGAN KETERAMPILAN ASERTIF (PBKA) DALAM MEMBINA HUBUNGAN DENGAN TEMAN SEBAYA

Nurmalia Hidayati

Abstrak


ABSTRAK

 

Hidayati, Nurmalia. 2010. Pengembangan Paket Bimbingan Keterampilan Asertif dalam Membina Hubungan dengan Teman Sebaya. Skripsi, Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Triyono, M.Pd, (2) Dr. H. Adi Atmoko, M Si.

 

Kata Kuncineed assessment, paket bimbingan, keterampilan asertif, teman sebaya, teori prosedural.

 

Hasil survei yang dilakukan penulis di SMA Negeri 1 Kutorejo Mojokerto menunjukkan beberapa permasalahan yang dibicarakan konselor yaitu banyak siswa kelas satu yang mengalami kesulitan dalam mengungkapkan keinginan, pikiran, perasaannya pada orang lain karena merasa rendah diri, cemas, takut dikucilkan dan sulit mengatakan tidak pada orang lain.

Pengembangan paket ini bertujuan untuk menghasilkan paket bimbingan yang digunakan konselor sebagai panduan dalam membantu meningkatkan keterampilan asertif dalam membina hubungan dengan teman sebaya khususnya bagi siswa SMA. Produk pengembangan yang dihasilkan berupa buku panduan untuk konselor, buku panduan untuk siswa, dan buku materi bimbingan. Teori yang digunakan dalam Paket Bimbingan Keterampilan Asertif (PBKA) ini merupakan adaptasi dari model Galassi & Galassi (1977). Model pengembangan mengacu pada teori prosedural Borg & Gall (1983) yang meliputi: need assessment, menetapkan prioritas kebutuhan, merumuskan tujuan pengembangan PBKA, menyusun PBKA, uji ahli, dan uji kelompok kecil yaitu calon pengguna produk.

Penilaian seorang ahli Bimbingan menunjukkan skor yang paling banyak dipilih adalah 3 dan termasuk dalam kriteria sesuai, seorang ahli Bahasa menunjukkan skor yang paling banyak dipilih adalah 3 dan termasuk dalam kriteria sesuai, enam orang konselor SMA sebagai calon pengguna produk menunjukkan skor yang paling banyak dipilih adalah 3 dan masuk pada kriteria sesuai, dan untuk uji kelompok kecil menunjukkan skor yang paling banyak dipilih oleh siswa adalah 3 dan termasuk dalam kriteria jelas.

Sesuai dengan hasil penelitian diharapkan konselor menggunakan paket bimbingan ini sebagai media dalam memberikan layanan bimbingan untuk meningkatkan keterampilan asertif siswa dalam membina hubungan dengan teman sebaya. Bagi peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian mengenai efektivitas PBKA.