SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan antara Pelaksanaan Mengajar Guru dan Self Efficacy Mengajar Guru dengan Sikap Guru Terhadap Ujian Nasional

Jati Fatmawiyati

Abstrak


ABSTRAK

 

Fatmawiyati, Jati. 2010. Hubungan antara Pelaksanaan Mengajar Guru dan Self Efficacy Mengajar Guru dengan Sikap Guru Terhadap Ujian Nasional. Skripsi Program Studi Psikologi. Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Pembimbing: Drs. Alwisol, M.Pd., (II) Diantini Ida Viatrie, S.Psi., M.Si.

 

Kata Kunci: Pelaksanaan Mengajar, Self Efficacy, Sikap

 

Ujian Nasional merupakan alat evaluasi pendidikan yang menimbulkan berbagai kontroversi. Ujian Nasional dipandang produktif untuk mengukur kinerja sekolah dan kinerja pendidikan nasional pada umumnya. Sebaliknya dipandang kontraproduktif ditinjau dari tujuan pendidikan untuk mengembangkan pribadi setiap peserta didik secara menyeluruh. Guru merupakan pihak yang berperan penting dalam pelaksanaan Ujian Nasional, terutama berperan dalam mempersiapkan siswa menghadapi Ujian Nasional, dengan demikian tentunya guru mempunyai sikap terhadap Ujian Nasional. Sikap guru ini diduga dipengaruhi oleh berbagai hal, diantaranya bagaimana pelaksanaan mengajar dan juga self efficacy yang dimiliki guru.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) pelaksanaan mengajar guru, (2) self efficacy guru, (3) sikap guru terhadap Ujian Nasional, (4) hubungan antara pelaksanaan mengajar guru dengan sikap guru terhadap Ujian Nasional, (5) hubungan antara self efficacy guru sikap guru terhadap Ujian Nasional dengan, dan (6) mengungkap hubungan antara pelaksanaan mengajar guru dan self efficacy guru dengan sikap guru terhadap Ujian Nasional.

Jenis penelitian ini adalah deskriptif korelasional. Populasi penelitian adalah guru kelas IX SMP Negeri 1 Gondang Tulungagung dan siswa kelas IX SMP Negeri 1 Gondang Tulungagung sebagai sumber data bagi populasi guru. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel 32 guru dan 160 orang siswa sebagai sumber data bagi populasi guru. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket pelaksanaan mengajar guru, skala Teacher Sense of Efficacy Scale dan Skala Sikap Guru Terhadap Ujian Nasional.

Hasil penelitian menunjukkan: (1) sebagian besar pelaksanaan mengajar guru dalam kategori baik, (2) sebagian besar guru memiliki tingkat self efficacy tergolong tinggi, (3) sebagian besar guru bersikap mendukung Ujian Nasional, (4) ada hubungan positif dan signifikan antara pelaksanaan mengajar guru dengan sikap guru terhadap Ujian Nasional sebesar rx1y = 0,657 (p = 0,000 < 0,05), (5) ada hubungan positif dan signifikan antara self efficacy guru dengan sikap guru terhadap Ujian Nasional sebesar rx2y = 0,508 (p = 0,003 < 0,05), dan (6) hasil analisis regresi berganda antara variabel pelaksanaan mengajar guru dan self efficacy guru dengan sikap guru terhadap Ujian Nasional menunjukan nilai Fhitung sebesar 15,364 (p=0,000< 0,05).

Saran yang dikemukakan sebagai berikut: Bagi guru, guru hendaknya mempertahankan pelaksanaan mengajarnya dan self efficacy yang dimilikinya. Kemampuan mengajar dan self efficacy mempunyai peranan yang penting dalam menentukan sikap dan perilaku guru, khususnya sikap guru terhadap Ujian Nasional. Bagi para peneliti selanjutnya, khususnya peneliti dengan topik yang sama, hendaknya mencari faktor penyebab lain yang dapat berpengaruh terhadap sikap guru terhadap Ujian Nasional dan untuk mengungkap sikap seseorang terhadap objek sikap sebaiknya tidak hanya berdasar pada satu komponen afektif saja tetapi dilengkapi dengan komponen sikap yang lain yakni komponen kognitif dan konatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara umum guru bersikap mendukung Ujian Nasional, sehingga dengan demikian pemerintah hendaknya tetap melanjutkan pelaksanaan Ujian Nasional sebagai alat evaluasi pendidikan nasional.