SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

MOTIVASI BERPRESTASI ANAK “LOW VISION” (Sebuah Penelitian Fenomenologis atas Remaja dalam Asuhan Single Parent)

Fera Aoliyani

Abstrak


ABSTRAK

 

Aoliyani, Fera. 2010. Motivasi Berprestasi Anak "Low Vision" (Sebuah Penelitian Fenomenologis atas Remaja dalam Asuhan Single Parent). Skripsi. Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Andi Mappiare AT, M. Pd., (II) Drs. H. Widada, M. Si.

 

Kata kunci: Motivasi, Anak "Low Vision", Single Parent

 

Subjek (sebut Tina) adalah seorang mahasiswi yang memiliki cacat penglihatan sejak lahir. Meskipun subjek menyandang cacat penglihatan, subjek sangat gemar membaca dan sering membaca sambil tiduran. Subjek memiliki motivasi yang sangat tinggi untuk membaca. Tetapi motivasi tersebut tidak sebanding dengan nilai/prestasi yang selama ini diraih oleh subjek. Orang tua subjek sering memperlakukan subjek berbeda dengan saudara-saudaranya. Orang tua merasa kasihan melihat subjek yang menyandang cacat penglihatan. Oleh karena itu, ketika subjek berada di rumah, orang tua melarang subjek untuk mengerjakan pekerjaan rumah. Selama di tempat kos, subjek terlihat sering melalaikan tanggung jawab dengan alasan tugas kuliah yang menumpuk. Selain itu subjek juga kurang mandiri mulai awal menempati tempat kos.

Berdasarkan fenomena tersebut, masalah penelitian ini dirumuskan sebagai berikut; (1) bagaimanakah fluktuasi motivasi anak "low vision" untuk bisa berprestasi dalam hal membaca dan mengapa subjek memiliki motivasi yang demikian, (2) bagaimanakah deskripsi dan fluktuasi kemandirian anak "low vision" dalam menemukan makna hidup dan mengapa kemandiriannya demikian, (3) bagaimanakah deskripsi dan fluktuasi tanggung jawab anak "low vision" dari single parent.

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif jenis fenomenologi. Kesimpulan penelitian ini adalah motivasi anak "low vision" untuk bisa berprestasi yaitu dengan mencari kesempatan waktu untuk membaca, deskripsi kemandirian anak "low vision" dalam menemukan makna hidup yaitu hidup masih tergantung kepada orang tua, dan deskripsi tanggung jawab anak "low vision" baik di tempat kos atau di rumah masih kurang. Saran penelitian ini adalah perlu diadakan penelitian-penelitian lebih lanjut mengenai anak yang memiliki cacat fisik seperti penglihatan, pendengaran, dll. Dengan demikian akan segera diketahui bahwa anak yang menyandang cacat penglihatan pun bisa berprestasi dan bisa menunjukkan prestasi dengan membaca.