SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

EFEKTIVITAS TEKNIK MODELING SIMBOLIS (SYMBOLIC MODEL) SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENERIMAAN DIRI SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 PAKONG KABUPATEN PAMEKASAN

Iswatun Hasanah

Abstrak


ABSTRAK

 

Hasanah, Iswatun. 2010. Efektivitas Teknik Modeling Simbolis (Symbolic Model) Sebagai Upaya Peningkatan Penerimaan Diri Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Pakong Kabupaten Pamekasan. Skripsi, Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi Prodi BK FIP Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Blasius Boli Lasan, M.Pd, (II) Dr. Hj. Nur Hidayah, M.Pd

 

Kata kunci: modeling simbolis, teknik pemodelan, penerimaan diri.

 

Dalam rangka mencapai salah satu tujuan bimbingan yakni penerimaan diri dibutuhkan pendekatan pribadi dengan menggunakan berbagai teknik dan media bimbingan. Salah satu teknik bimbingan yang dapat dilakukan sebagai upaya meningkatkan penerimaan diri pada remaja yaitu melalui penggunaan "Teknik Modeling Simbolis (Symbolic Model)". Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di SMAN 1 Pakong, diketahui bahwa siswa-siswa memiliki penerimaan diri rendah, indikatornya adalah mengeluhkan kondisi fisik dan lingkungannya, sehingga siswa- siswa kesulitan dalam bergaul dan kurang memaksimalkan potensi yang dimilikinya. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan efektivitas teknik modeling simbolis terhadap peningkatan penerimaan diri siswa.

Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksprimen semu, dengan desain non randomized pretest and posttest control group. Adapun prosedur penelitian terdiri dari tiga tahap, yaitu tahap persiapan meliputi observasi, pengurusan ijin penelitian, penyusunan instrumen, dan uji coba instrumen skala penerimaan diri dengan hasil 36 item valid serta reliabel. Tahap kedua yaitu seleksi subjek dan diperoleh subjek penelitian 23 siswa yang memiliki penerimaan diri rendah dengan pembagian 12 siswa dikelompokkan dalam kelas eksperimen dan 11 siswa dalam kelas kontrol dengan teknik purposive sampling. Tahap ketiga yaitu pelaksanaan pemberian treatment berupa tayangan film Ice Age II, Coraline, The Nutty Professor, Ekskul, dan video olimpiade cacat pada kelas eksperimen tanpa pengendalian kelas kontrol, tujuannya untuk melihat pengaruh teknik modeling simbolis berupa tayangan film dan video terhadap peningkatan penerimaan diri siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kovarians (ANCOVA) antar hasil uji akhir dengan menggunakan hasil uji awal sebagai kovariabel.

Dari hasil perhitungan dengan menggunakan uji ANCOVA dapat disimpulkan bahwa teknik modeling simbolis efektif untuk meningkatkan penerimaan diri pada siswa kelas XI SMAN 1 Pakong dengan nilai capaian sebesar 2.875. Dari nilai capaian dapat diketahui bahwa kelas kontrol yang tidak mendapatkan perlakuan berupa penayangan film, skor penerimaan dirinya lebih rendah 2.875. Kesimpulan penelitian ini adalah teknik modeling simbolis efektif untuk meningkatkan penerimaan diri siswa kelas XI SMAN 1 Pakong Kabupaten Pamekasan. Berdasarkan hasil penelitian, saran bagi konselor dan peneliti selanjutnya yaitu hendaknya melakukan assesment mengenai film yang diminati oleh siswa dengan tetap memperhatikan perilaku yang ingin diubah sebelum melakukan kegiatan treatment.