SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Perbedaan Kreativitas Antara Siswa SD Sekolah Alam Dan Siswa SD Sekolah Konvensional

Chandra Dewi Yunita

Abstrak


ABSTRAK

 

Yunita, Chandra Dewi. 2010. Perbedaan Kreativitas Antara Siswa SD Sekolah Alam dan Siswa SD Sekolah Konvensional. Skripsi, Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi, FIP Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Fattah Hanurawan, M.Si., M.Ed (II) Ika Andrini Farida, S.Psi., M.Si.

 

Kata Kunci : kreativitas, sekolah alam, sekolah konvensional

 

Kreativitas adalah kemampuan individu dalam menghasilkan gagasan baru yang orisinil maupun adaptasi dari yang sudah ada dalam usahanya memecahkan suatu masalah, menggunakan pola berpikir divergen dan pemikiran kreatif yang mencerminkan kelancaran, fleksibilitas, dan orisinalitas dalam berpikir, serta kemampuan untuk mengelaborasi suatu gagasan. Lingkungan yang kondusif bagi perkembangan bakat kreatif adalah lingkungan yang memberi keamanan dan kebebasan psikologis pada anak untuk berkembang, baik kemampuan kognisi, kemampuan afeksi, maupun kemampuan psikomotoriknya secara bersama-sama.

Penelitian yang dilakukan bertujuan 1) mengungkap kreativitas siswa SD pada sekolah alam, 2) mengungkap kreativitas siswa SD pada sekolah konvensional, 3) mengungkap perbedaan kreativitas antara siswa SD sekolah alam dan siswa SD sekolah konvensional.

Jenis penelitian ini adalah deskriptif komparatif. Populasi penelitian ini adalah siswa sekolah alam kelas IV, V, dan VI dan siswa sekolah konvensioanl kelas IV, V, dan VI di kota Blitar yang berumur 9-12 tahun. Pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 pada siswa sekolah alam dan 30 pada siswa sekolah konvensional. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Tes Kreativitas Figural (TKF) yang merupakan alat tes yang sudah baku dan terstandarisasi oleh Fakultas Psikologi Universitas Indonesia Bagian Psikologi Pendidikan. Teknik analisis data menggunakan analisa deskriptif dan uji-t dengan independent sample test.

Hasil penelitian ialah: (1) sebagian besar kreativitas siswa sekolah alam berada pada kategori rata-rata atas (2) sebagian besar kreativitas siswa sekolah konvensional berada pada kategori rata-rata (3) mean kreativitas siswa sekolah alam sebesar 113,37 dan mean siswa sekolah konvensional sebesar 106,80 dengan nilai t-hitung = 2,612; p = 0,021 < 0,05, berarti ada perbedaan kreativitas yang signifikan antara siswa sekolah alam dan siswa sekolah konvensional.

Berdasarkan hasil penelitian disarankan kepada peneliti selanjutnya yang ingin mengembangkan penelitian tentang kreativitas hendaknya memperhatikan faktor-faktor lain yang mempengaruhi kreativitas siswa misalnya, kondisi lingkungan siswa, intensitas siswa berada di sekolah, keadaan ekonomi siswa, dan upaya guru dalam meningkatkan kreativitas siswa.