SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Panduan Pelatihan Kesadaran Menyelesaikan Konflik Secara Konstruktif Menggunakan Media Wayang Golek untuk Siswa SMP

Putra Andrey

Abstrak


RINGKASAN

Putra, Andrey Triwidya.2018. Pengembangan Panduan Pelatihan Kesadaran Menyelesaikan Konflik Secara Konstruktif Menggunakan Media Wayang Golek Untuk Siswa SMP. Tesis Program Studi Magister Bimbingan dan Konseling, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. M. Ramli, M.A. (II) Dr. Blasius Boli Lasan, M.Pd

Kata Kunci: Panduan Pelatihan, Kesadaran, Menyelesaikan Konflik Konstruktif, Media Wayang Golek.

Penelitian pengembangan panduan pelatihan kesadaran menyelesaikan konflik secara konstruktif menggunakan media wayang golek untuk siswa SMP dilatar belakangi banyaknya kasus tindak kekerasan yang terjadi pada remaja. Banyaknya kasus kekerasan yang terjadi pada pelajar dikarenakan ketidak mampuan individu menyelesaikan konflik dengan cara yang damai. Mereka beranggapan bahwa konflik hanya dapat diselesaikan dengan cara kekerasan. Konflik yang terjadi khususnya pada siswa SMP dilatar belakangi faktor kompetisi, provokasi dan salah paham. Menyelesaikan konflik secara konstruktif adalah salah satu komponen dari pendidikan damai. untuk menciptakan pendidikan damai salah satunya dapat dilakukan di sekolah. Mengacu pada SKKPD pada aspek kematangan intelektual yang menyatakan bahwa siswa dituntut untuk mempelajari cara-cara pengambilan keputusan dan pemecahan masalah. Oleh karena itu konselor ikut bertanggung jawab dalam menyelesaikan konflik yang terjadi pada siswa SMP. Salah satu cara untuk mengatasi menyelesaikan konflik dengan kontruktif yaitu mengembangkan panduan pelatihan kesadaran menyelesaiaka konflik secara konstruktif menggunakan media wayang golek.

Tujuan dari penelitian dan pengembangan ini yaitu membuat produk panduan menyelesaikan konflik secara konstruktif yang ceritanya nanti diperankan oleh wayang golek sebagai media yang praktis dan menarik bagi konselor dalam melaksanakan layanan dalam Bimbingan dan Konseling yang bersifat preventive. Dalam penggunaanya, pengembangan panduan pelatihan kesadaran menyelesaikan konflik secara konstruktif menggunakan media wayang golek yaitu membuat panduan yang praktis digunakan oleh konselor dalam penyampaian materi menyelesaikan konflik secara konstruktif dan membuat siswa tertarik mendengarkan materi yang disampaikan oleh konselor. Dengan adanya panduan pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran menyelesaikan konflik secara konstruktif bagi siswa SMP.

Penelitian dan pengembangan ini menggunakan model Borg and Gall (1983). Prosedur pengembangan yang dilakukan adalah sebagai berikut.

1) Studi Pendahuluan,

2) Perencanaan,

3) Pengembangan produk,

4) Validasi produk,

5) Revisi Produk,

6) Produk Akhir.  Studi pendahuluan menggunakan studi literature dan studi lapangan. Validasi produk dalam penelitian dan pengembangan ini menggunakan 1 ahli wayang, 2 ahli Bimbingan dan konseling,  1 ahli media pembelajaran, dan 1 calon pengguna produk. Analisis data menggunakan analisis Descriptive dan Inter-ratter Agreement. Setelah mendapatkan penilaian dari para ahli dan calon pengguna maka produk direvisi sesuai dengan masukan berupa kritikan dan saran dari para ahli dan calon pengguna. Setelah merevisi maka produk pandun dinyatakan memenuhi unsur keberterimaan dan kelayak untuk digunakan

Berdasarkan hasil analisis dari penilaian para ahli dan calon pengguna yang terdiri dari ahli wayang, ahli bimbingan dan konseling, ahli media pembelajaran dan calon pengguna mendapatkan penilaian yang menunjukkan bahwa produk panduan pelatihan kesadaran menyelesaikan konflik secara konstruktif  dapat diterima dengan ditunjukkan produk panduan pelatihan sudah memenuhi aspek segi kegunaan, kelayakan, ketepatan, kepatutan dan kemenarikan. Melihat penelitian dan pengembangan produk ini hanya sampai uji ahli. Saran untuk  konselor selaku pengguna yaitu panduan pelatihan kesadaran menyelesaikan konflik secara konstruktif menggunakan media wayang golek belum di uji keefektifan, jika saat penggunaan tidak sesuai keadaan dilapangan dapat diperbaiki sesuai kondisi di lapangan dan  pada peneliti selanjutnya yaitu melakukan uji efektifitas guna mengetahui efektif panduan pelatihan kesadaran menyelesaikan konflik secara konstruktif menggunakan media wayang golek untuk siswa SMP.