SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN PANDUAN PELATIHAN TUJUH KEBIASAAN YANG EFEKTIF MENURUT STEPHEN R. COVEY

Hariyanti Shoviyana

Abstrak


ABSTRAK

Hariyanti, Shoviyana. 2019. Pengembangan Panduan Pelatihan Tujuh Kebiasaan yang Efektif Menurut Stephen R. Covey. Skripsi Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Djoko Budi Santoso, M.Pd., (II) Dr. Dany M. Handarini, M.A.

 

Kata Kunci : Panduanpelatihan, tujuhkebiasaanefektif Covey

Siswa sekolah menengah pertama (SMP) dengan kisaran usia 12-15 tahun termasuk kategori remaja. Masa remaja yang merupakan masa transisi atau peralihan dari masa kanak-kanak menuju dewasa. Pada masa ini anak akan banyak mengalami perubahan yang dapat mempengaruhi kognisi, kepribadian bahkan kehidupan sosialnya. Perubahan seperti itu dapat menimbulkan permasalahan yang mengarah pada kebiasaan buruk, yang dikenal dengan kebiasaan negatif. Untuk mengubah kebiasaan negatif tersebut dapat dilakukan melalui pelatihan.

Kebiasaan merupakan aktivitas yang dikerjakan spontan dan cenderung berulang. Ada tujuh kebiasaan yang paling efektif menurut Covey:

(1) jadilah proaktif,

(2) merujuk pada tujuan akhir,

(3) dahulukan yang utama,

(4) mengatasi konflik,

(5) berusaha memahami terlebih dahulu, baru dipahami,

(6) wujudkan sinergi, dan

(7) asahlah gergaji. Salah satu usaha yang  dapat dilakukan untuk mengubah kebiasaan negatif tersebut adalah dengan membuat panduan tujuh kebiasaan yang efektif menurut Stephen R. Covey bagi siswa SMP. Metode pelatihan yang digunakan yaitu model pembelajaran terstruktur atau Structured Learning Approach (SLA).

Tujuan pelatihan dan pengembangan ini adalah menghasilkan panduan pelatihan tujuh kebiasaan yang efektif menurut Covey bagi siswa SMP dengan menggunakan model pembelajaran Structured Learning Approach (SLA) yang memenuhi skala akseptabilitas. Metode yang digunakan adalah mengadopsi prosedur Borg & Gall (1983) yang disusun menjadi 3 tahap, yaitu tahap perencanaan, tahap penyusunan produk, dan tahap uji coba produk. Tahap perencanaan mengkaji bahan pustaka dengan menganalisis berbagai fenomena yang ada di lapangan dan mengkaji literatur. Tahap penyusunan produk menghasilkan panduan pelatihan tujuh kebiasaan yang efektif menurut Covey dan alat evaluasi produk berupa skala akseptabilitas yang diadopsi dari Handarini (2000) yang telah di uji verifikasi oleh pembimbing. Tahap uji coba produk kepada dua orang ahli bimbingan dan konseling, dan satu konselor SMP sebagai calon pengguna produk. Data kuantitatif dianalisis menggunakan inter-rater agreement, sedangkan data berupa saran secara tertulis dianalisis secara deskriptif.

Panduan pelatihan ini telah diujikan kepada dua ahli dan satu calon pengguna produk dengan hasil penilaian secara keseluruhan panduan pelatihan ini berguna, layak, tepat, dan patut untuk digunakan konselor dan siswa SMP. Panduan ini dapat digunakan oleh konselor sebagai panduan dalam memberikan pelatihan tujuh kebiasaan yang efektif menurut Covey kepada siswa SMP. Panduan pelatihan tujuh kebiasaan yang efektif menurut Covey ini dapat dilanjutkan penelitian kuantitatif (eksperimen) untuk mengetahui keefektifan panduan pelatihan ini.