SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Fenomena Perilaku Bullying Di Kalangan Siswa SMP Negeri 15 Malang

Uffie Dzikrina Utariningtyas

Abstrak


RINGKASAN

Uffie Dzikrina Utariningtyas. 2019. Fenomena Perilaku Bullying Di Kalangan Siswa SMP Negeri 15 Malang. Skripsi. Malang: Program Studi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang, 2019. Pembimbing (I) Drs. Djoko Budi Santoso, M.Pd., (II) Dr. H. M. Ramli, M.A

 

Kata Kunci : Perilaku Bullying, Bentuk-bentuk Bullying, Dampak Perilaku Bullying

Kasus kekerasan di lingkungan sekolah yang banyak disampaikan melalui media cetak ataupun sosial media. Kasus kekerasan tersebut tentunya melibatkan semua personal sekolah baik guru dengan siswa atupun siswa dengan siswa lainnya. Kasus yang sering terjadi ialah sikap agresivitas siswa di sekolah, tidak hanya tawuran antar pelajar akan tetapi bentuk kekerasan yang sudah lama terjadi di sekolah-sekolah dan perlu mendapat perhatian salah satunya ialah bentuk kekerasan intimidasi sesama siswa dalam bentuk fisik maupun verbal atau pengucilan dari temannya yang disebut bullying. Tujuan penelitian untuk mengetahui pemahaman siswa mengenai perilaku bullying, bentuk-bentuk perilaku bullying yang terjadi di sekolah, dan dampak perilaku bullying terhadap korban di kalangan siswa SMP Negeri 15 Malang.

Rancangan penelitian studi fenomenologi dengan menggunakan sumber data purposive sampling yaitu 5 (lima) orang siswa yang merupakan korban perilaku bullying. Prosedur pengumpulan data wawancara dan observasi. Analisis data yang digunakan ialah reduksi data, display data, dan verivikasi data. Keabsahan data yang diperoleh diuji melalui teknik ketekunan pengamatan, triangulasi, dan kecakupan bahan referensi. Penelitian yang dilakukan melalui 3 (tiga) tahap yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, dan pelaporan.

Hasil penelitian menunjukan bahwa bentuk-bentuk perilaku bullying yang terjadi di SMP Negeri 15 Malang ialah berupa bullying fisik dan verbal. Kasus bullying verbal yang sering terjadi di sekolah ialah memberikan nama panggilan yang tidak menyenangkan atau julukan, memelesetkan nama, memanggil dengan nama orang tuanya, menghina, dan memaki. Bentuk perilaku bullying verbal kerap kali menjadi awal dari perilaku bullying yang lain karena mudah dilakukan. Bullying verbal dilakukan dengan tujuan menyudutkan seseorang dengan cara menyindir dan mengejek. dampak yang dialami korban perilaku bullying yaitu penyesuaian sosial yang buruk, kesulitan dalam menyesuaikan diri di lingkungan, dan timbulnya gangguan psikologis seperti stres, cemas hingga ingin mengakhiri hidupnya. Hal ini membuat siswa di sekolah merasa kurang aman berada di lingkungan sekolahnya sehingga beberapa siswa yang menjadi korban bullying cenderung untuk menarik diri dari lingkungannya. Dalam memberikan layanan mengenai perilaku bullying di sekolah, konselor menggunakan layanan klasikal dengan teknik ekspositori. Peran guru BK dalam mengatasi perilaku bullying di sekolah hanya sampai pada usaha preventif dan kuratif. Beberapa siswa di sekolah cenderung takut untuk melakukan konseling individu dengan guru BK dan lebih memilih untuk pasif ketika memiliki permasalahan di sekolah. Hal ini  menyebabkan siswa yang menjadi korban bullying di sekolah merasa kurang diperhatikan. Menurut beberapa siswa yang menjadi subyek penelitian mengatakan bahwa ia tidak berani untuk melaporkan tindakan tersebut dan cenderung untuk memilih diam.

Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi dan pengetahuan bagi guru bimbingan dan konseling untuk dapat mengembangkan program layanan bimbingan dan konseling. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan teori-teori terkait perilaku bullying di sekolah secara lebih luas. Diharapkan juga untuk mempertimbangkan estimasi waktu, lokasi penelitian dan metode penelitian secara bijak. Mengingat segala hal yang dilakukan dalam penelitian ini hendaknya mempunyai manfaat untuk lingkungan sekitar.

 

SUMMARY

Uffie Dzikrina Utariningtyas. 2019. Bullying In SMP Negeri 15 Malang: A Phenomenological Study. Essay. Malang: Guidance and Counseling, Faculty of Education, State University of Malang, 2019. Advisor (I) Drs. Djoko Budi Santoso, M.Pd., (II) Dr. H. M. Ramli, M.

 

Keywords : Bullying Behavior, Forms Of Bullying, The Impact Of Bullying Behavior

Many cases of violence in the school environment are delivered through print media or social media. The case of violence certainly involves all personal schools both teachers and students or students with other students. The case that often occurs is the aggressiveness of students in schools, not only brawls between students but the forms of violence that have long occurred in schools and need attention One of them is the form of intimidation of fellow students in physical and verbal forms or exclusion from friends called bullying. The purpose of the study was to determine students' understanding of bullying behavior, forms of bullying behavior that occurred in schools, and the impact of bullying behavior on victims among students of Malang State Middle School 15.

Phenomenology study design by using purposive sampling data source is 5 (five) students who are victims of bullying behavior. Procedure for collecting interview and observation data. Analysis of the data used is data reduction, data display, and data verification. The validity of the data obtained is tested through persistence observation, triangulation, and coverage of reference materials. Research conducted through 3 (three) stages, namely the stages of preparation, implementation, and reporting.

The results showed that the forms of bullying behavior that occurred in SMP Negeri 15 Malang were physical and verbal bullying. The case of verbal bullying that often occurs in schools is giving an unpleasant or nickname nickname, slipping names, calling with their parents' names, insulting, and cursing. The form of verbal bullying is often the beginning of another bullying behavior because it is easy to do. Verbal bullying is done with the aim of cornering someone by insinuating and mocking. the impact experienced by victims of bullying behavior is poor social adjustment, difficulty in adjusting to the environment, and the emergence of psychological disorders such as stress, anxiety to want to end his life. This makes students in school feel less secure in their school environment so that some students who are victims of bullying tend to withdraw from their environment. In providing services regarding bullying behavior in schools, counselors use classical services with expository techniques. The role of counseling teachers in overcoming bullying behavior in schools only reaches preventive and curative efforts. Some students in schools tend to be afraid to counsel individuals with BK teachers and prefer to be passive when having problems at school. This causes students who are victims of bullying at school to feel less attention. According to some students who were the  subjects of the study said that he did not dare to report these actions and tended to choose silence.

 

This research is expected to provide information and knowledge for guidance and counseling teachers to be able to develop a guidance and counseling service program. Further researchers are expected to develop theories related to bullying behavior in schools more broadly. It is also expected to consider time estimation, research location and research methods wisely. Considering that everything done in this study should have benefits for the surrounding environment.