SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Panduan Pelatihan Emotional Freedom Technique untuk Meningkatkan Keterampilan Mengelola Emosi Siswa SMP

Kusumawati Ginsa

Abstrak


SUMMARY

Kusumawati, Ginsa. 2019. Development of an Emotional Freedom Technique Training Guide for Improving Emotional Management Skills for Junior High School Students. Department of Guidance and Counseling, Faculty of Educational Sciences, Malang State University, Advisor: (I) Yuliati Hotifah, S.Psi, M.Pd (II) Dra. Ella Faradati Zen, M.Pd.

 

Keywords : training guide; emotional freedom technique; emotional skills

Problems that often occur in adolescent development are intellectual development and emotional development, Mappiare (2001: 9). Emotional development is a development that exists in every human being and changes in emotions usually develop faster during the early teens. Adolescents who cannot manage emotions well will tend to follow the things their peers do, such as drug use, brawls, smoking which results in individuals not caring about their feelings. Therefore, it is important for teenagers to manage emotions in their daily lives. Counselors at UM Malang Laboratory Middle School do not have an EFT training guide and counselors have never conducted counseling and guidance services to improve students' emotional management skills. This study aims to produce Emotional Freedom Technique training guidelines that are theoretically and practically acceptable so that they can be used by the counselor to the fullest.

The method used in this study adapts the procedural research and development model (Borg & Gall 1983) which consists of 10 stages, but in this study only up to 5 stages namely observing, disseminating need assessment and interviewing during the research, validating instruments and distributing instruments emotional management skills, developing development products namely EFT training guides and EFT training LKS, product testing, and final product revisions. The subjects of the trial in this study were divided into two namely guidance and counseling experts (BK) and educational technology experts (TEP), and prospective users of the product which included school counselors and students. The instrument used is the scale of emotional management skills for students, expert assessment instruments, counselor assessment instruments and readability test instruments. The types of data in this study are quantitative and qualitative data. Quantitative data were analyzed using mean techniques, while qualitative data were analyzed using the analysis techniques of Miles and Huberman models.

The results of expert assessment of I and II counseling and counseling material obtained an average score of 3.33. The results of the media expert's assessment obtained a value of 3.98. While the assessment of prospective product users obtained a value of 3.52. Based on the expert assessment of guidance and counseling materials and media, it can be concluded that this product has been theoretically accepted, besides that it has  also been practically accepted by prospective users of counselor and student products. So that the product is very feasible as a counselor's guide to improving emotional management skills.

It is advisable for counselors to use the product because it has been tested theoretically and practically, but in its application it needs to be careful because the emotional freedom technique guide has not been tested effectively. Suggestions for future researchers can test the effectiveness of products through experimental research. Suggestions for schools, schools can provide additional BK hours so that the EFT training can run effectively if there is sufficient time allocation.

 

RINGKASAN

Kusumawati, Ginsa. 2019. Pengembangan Panduan Pelatihan Emotional Freedom Technique untuk Meningkatkan Keterampilan Mengelola Emosi Siswa SMP. Skripsi. Jurusan Bimbingan dan Konseling. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Yuliati Hotifah, S.Psi, M.Pd (II) Dra. Ella Faridati Zen, M.Pd.

 

Kata Kunci : panduan pelatihan, emotional freedom technique, keterampilan mengelola emosi

Masalah yang sering terjadi pada perkembangan remaja adalah perkembangan intelektual dan perkembangan emosional, Mappiare (2001:9). Perkembangan emosional merupakan perkembangan yang ada pada diri setiap manusia dan perubahan emosi biasanya semakin cepat berkembang selama awal masa remaja. Remaja yang tidak dapat mengelola emosi dengan baik maka akan cenderung mengikuti hal-hal yang dilakukan kelompok sebayanya seperti memakai narkoba, tawuran, merokok yang mengakibatkan individu tidak memperdulikan perasaan mereka. Oleh karena itu, penting bagi remaja untuk mengelola emosi dalam kehidupan sehari-hari mereka. Konselor di SMP Laboratorium UM Malang belum memiliki panduan pelatihan EFT dan konselor belum pernah melakukan layanan bimbingan dan konseling untuk meningkatkan keterampilan mengelola emosi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan panduan pelatihan Emotional Freedom Technique yang berterima secara teoritis dan praktis agar dapat digunakan oleh konselor secara maksimal.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini mengadaptasi model prosedural penelitian dan pengembangan (Borg & Gall 1983) yang terdiri dari 10 tahapan, namun pada penelitian ini hanya sampai 5 tahapan yaitu melakukan observasi, penyebaran need assesment dan wawancara selama penelitian berlangsung, memvalidasi instrumen dan menyebarkan instrumen keterampilan mengelola emosi, mengembangkan produk pengembangan yakni panduan pelatihan EFT dan LKS pelatihan EFT, melakukan uji coba produk, dan revisi produk akhir. Subjek uji coba pada penelitian ini terbagi menjadi dua yakni ahli bimbingan dan konseling (BK) dan ahli teknologi pendidikan (TEP), dan calon pengguna produk yang meliputi konselor sekolah dan siswa. Instrumen yang digunakan adalah skala keterampilan mengelola emosi untuk siswa, instrumen penilaian ahli, instrumen penilaian konselor dan instrumen uji keterbacaan. Jenis data dalam penelitian ini adalah data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif dianalisis menggunakan teknik rerata, sedangkan data kualitatif dianalisis menggunakan teknik analisis model Miles dan Huberman.

Hasil penilaian ahli materi bimbingan dan konseling I dan II diperoleh skor ratarata 3,33. Hasil penilaian ahli media diperoleh nilai 3,98. Sedangkan dari penilaian calon pengguna produk diperoleh nilai 3,52. Berdasarkan penilaian ahli materi bimbingan dan konseling dan media dapat disimpulkan bahwa produk ini telah  berterima secara teoritis, selain itu juga telah berterima secara praktis oleh calon pengguna produk konselor dan siswa. Sehingga produk sangat layak sebagai panduan konselor untuk meningkatkan keterampilan mengelola emosi. Disarankan kepada konselor untuk menggunakan produk panduan emotional freedom technique karena sudah teruji secara teoritis dan praktis, namun dalam penerapannya perlu kehati-hatian karena panduan emotional freedom technique belum teruji secara efektif. Saran bagi peneliti selanjutnya dapat menguji efektfitas produk melalui penelitian eksperimen. Saran untuk sekolah yakni pihak sekolah dapat memberikan kebijakan penambahan jam BK agar pelatihan EFT tersebut dapat berjalan efektif jika alokasi waktu memadai.