SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

SURVEI PELAKSANAAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI SMP NEGERI 15 MALANG

Lukmanul Hakim

Abstrak


Bimbingan dan konseling adalah proses pemberian bantuan yang diberikan kepada individu atau beberapa individu dalam upaya mencapai kemandirian serta perkembangan yang optimal. Bimbingan dan konseling bertujuan untuk membantu peserta didik (konseli) agar dapat mencapai tugas-tugas perkembangannya yang meliputi aspek pribadi, sosial, belajar, dan karier. Layanan bimbingan dan konseling merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari keseluruhan program pendidikan di sekolah. Penelitian ini melakukan survei terhadap pelaksanaan bimbingan dan konseling di SMP Negeri 15 Malang. Mengingat pentingnya bimbingan dan konseling untuk memberikan pelayanan agar peserta didik memperoleh kesejahteraan lahir batin dalam proses pendidikan yang sedang ditempuh, sehingga dapat mencapai tujuan.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan bimbingan dan konseling di SMP Negeri 15 Malang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Subjek penelitian ini terdiri dari 5 konselor yang ada pada SMP Negeri 15 Malang. Subjek diberikan angket untuk perencanaan program, pelaksanaan program, sampai dengan penilaian dan evaluasi pelaksanaan bimbingan dan konseling. Angket dalam penelitian ini mengadaptasi dari angket penelitian sebelumnya yang telah tervalidasi.

Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan bimbingan dan konseling dari aspek perencanaan program memperoleh presentase 85%, 81,25% untuk pelaksanaan program, serta 87% untuk penilaian dan evaluasi. Dari besaran perentase masing-masing dapat dikatakan bahwa pelayanan bimbingan dan konseling SMP Negeri 5 Malang berjalan dengan sangat baik. Walaupun ada beberapa kekurangan dalam tahap pelaksanaan program dan pengadministrasian layanan bimbingan dan konseling yang belum maksimal akan tetapi hal itu tidak berpengaruh terlalu signifikan terhadap pelayanan bimbingan dan konseling di SMP Negeri 15 Malang.

 

Saran juga disampaikan berdasarkan kelemahan penielitian iniyaitubagi konselor dapat menjadi masukan dalam hal pemberian layanan bimbingan dan konseling di sekolah agar lebih efektif dan maksimal. Bagi peneliti selanjutnya dapat menjadi rujukan dalam melakukan penelitian yang sejenis pada objek yang lebih luas lagi.