SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

IdentifikasiProblematikaPengambilan Keputusan KarierSiswa Kelas XII di SMA Negeri 2 Ngawi

Pradana Adi Rangga

Abstrak


ABSTRAK

Pradana, Adi Rangga. 2019. IdentifikasiProblematikaPengambilan Keputusan KarierSiswa Kelas XII di SMA Negeri 2 Ngawi. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang.

Pembimbing

(1) Dr.Hj. Muslihati, S. Ag, M. Pd,

(2) YuliatiHotifah, S.Psi, M.Pd

 

Kata Kunci: problematika, pengambilankeputusan, karier

Pengambilan keputusan karier adalah proses dimana individu mengambil langkah kejenjang selanjutnya setelah tamat dari sekolah. Pengambilan keputusan karier yang tidak tepat akan memberikan dampak kegagalan selanjutnya, seperti rasa tidak nyaman ketika menjalani pendidikan baru yang sedang ditempuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui problematika pengambilan keputusan karier siswa kelas XII di SMA Negeri 2 Ngawi. Dalam penelitian ini populasi penelitian adalah siswa kelas XII yang berjumlah 380 siswa. Dengan menggunakan teknik total sampling ditemukan sampel sebanyak populasi atau 380 siswa yang menjadi responden. Terdapat 4 problematika dalam pengambilan keputusan karier siswa menurut ahli yaitu ketidakpastian antara minat dan bakat, tidakadapilihan, ketidakpastianpilihankarier, dan pilihan karier tidak bijaksana. Dengan menggunakan skala  problematika pengambilan keputusan karier peneliti dapat mengetahui seberapa besar problem siswa dalam pengambilan keputusan kariersiswa.

Jenis rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey deskriptif. Pegambilansampelpenelitianmenggunakantekniktotal sampling. Pengumpulan data menggunakan instrumen skalaproblematikapengambilankeputusankariersiswa SMA yang diberikan pada saat melakukanpenelitian di sekolah. Instrumen penelitian yang digunakan berupa skalaproblematika pengambilan keputusan karieryang yang sudah melewati uji validitas sebanyak 31 butirdinyatakan valid dan 9 butirdinyatakantidak valid. Data yang terkumpul dianaliasis dengan menggunakan SPSS 21.00 melalui uji validitasinstrumen. Berdasarkan hasil analisis diperoleh koefisien reliabilitas instrumen problematika pengambilan keputusan karier sebesar 0,902, maka hasil perhitungan reliabilitas dari seluruh item pernyataan instrumen problematika pengambilan keputusan karier > dari 0,650 maka dapat diartikan bahwa instrumen problematika pengambilan keputusan karier 90% valid.

Dari nilai hasil analisis ditemukan bahwa sumbangsih masing-masing aspek yang mendasari problematika pengambilan keputusan karier siswa kelas XII di SMA Negeri 2 Ngawi, rata-rata siswa masuk kedalam kategori sedang. Dikatakan sedang artinya siswa kelas XII di SMA Negeri 2 Ngawi masih mungkin memiliki masalah dalam pengambilan keputusan karier.

 

Saran bagi konselor dapat mengembangkan layanan bimbingan karier untuk memberi wawasan yang lebih luas bagisiswa yang akan memasuki dunia karier. Saran bagi peneliti selanjutnya dapat mengembangkan identifikasi problematika yang mempengaruhi pengambilan keputusan karier siswa SMA.