SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Kefektifan Metode Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Kematangan Karier Siswa SMA Kelas XI

Rahmatul Adibah

Abstrak


RINGKASAN

Adibah, Rahmatul. 2018. Keefektifan Metode Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Kematangan Karier Siswa SMA Kelas XI. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Elia Flurentin, M.Pd., (II) Drs. Djoko Budi Santoso, M.Pd.

Kata Kunci: Problem Based Learning, kematangan karier, siswa SMA

Metode problem based learning merupakan stategi pemberian layanan bimbingan yang berfokus pada permasalahan nyata sebagai konteks belajar siswa untuk berpikir kritis dan memiliki keterampilan memecahkan masalah dalam hal karier. Siswa perlu memiliki keterampilan dalam membuat keputusan dan menentukan pilihan karier. Siswa seharusnya dapat berpikir kritis melihat masalah-masalah karier di sekitar. Siswa harus mampu mencari solusi untuk masa depannya. Penelitian mengenai metode problem based learning sudah sangat familiar dikalangan program pendidikan, tetapi hal ini tidak menutup kemungkinan metode problem based learning akan berhasil digunakan dalam bimbingan dan konseling oleh konselor sebagai strategi memecahkan problematika kematangan karier siswa.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektif atau tidak efektif metode problem based learning (PBL) untuk meningkatkan kematangan karier siswa SMA kelas XI.

Rancangan penelitian menggunakan quasi experimental yang akan digunakan yaitu one group pre-test post-test desaign. Subjek penelitian adalah siswa yang memiliki kematangan karier rendah akan mengikuti treatment dan post-test. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah inventori kematangan karier, pedoman eksperimen dan pedoman observasi. penelitian ini dilaksanakan melalui tahap persiapan, menyusun jadwal dan pelaksanaan penelitian. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis data kuantitatif menggunakan uji wilcoxon. Penafsiran data dilakukan dengan cara mendeskripsikan makna yang terkandung dalam angka-angka hasil pre-test dan  post-test.

Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan tidak ada subjek penelitian yang memiliki skor post-test lebih kecil dari pada skor pre-test. Nilai beda (Z) setelah dan sebelum treatment adalah (-2,803) dan nilai Asymp. Sig (2-tailed) sebesar (0,005). Jadi metode problem based learning efektif untuk meningkatkan kematangan karier siswa SMA kelas XI.

Bagi konselor sekolah dapat melaksanakan layanan bimbingan kelompok menggunakan metode problem based learning (PBL) untuk meningkatkan kematangan karier siswa SMA kelas XI. Bagi peneliti selanjutnya dapat mengadakan penelitian serupa menggunakan desaign true experiment.