SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Keefektifan Permainan Monopoli “PEDE” untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa di SMK Negeri 5 Malang

Dewi Maharani Widyafani Putri

Abstrak


Putri, Dewi Maharani Widyafani. 2018. Keefektifan Permainan Monopoli “PEDE” untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa di SMK Negeri 5 Malang. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Drs. Djoko Budi Santoso, M.Pd, (2) Dr. Carolina Ligya Radjah, M.Kes.

 

Kata Kunci : Kepercayaan Diri, Permainan Monopoli, Permainan Simulasi

 

Masa remaja merupakan masa tumbuh dan berkembang seseorang untuk mencapai kematangan. Pada masa ini, perkembangan yang dimaksudkan memiliki arti luas, yang mencakup kematangan mental, emosional, sosial dan fisik. Pada masa remaja ada beberapa gejolak-gejolak yang muncul dalam hidupnya. Salah satunya pertentangan antara keinginannya dan keinginanan orang tua ataupun keinginan lingkungannya. Remaja ingin lebih mengenal dirinya dan mengetahui potensi-potensi yang dimiliki. Dalam mengahadapi masalah-masalahnya, remaja cenderung lebih mempercayai teman sebayanya daripada orang tuanya ataupun dirinya sendiri. Setiap individu membutuhkan kepercayaan diri untuk menunjang kehidupannya. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kepercayaan diri yaitu dengan menggunakan teknik permainan. Teknik permainan merupakan salah satu metode yang inspiratif digunakan dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa. Permainan yang dipilih dalam penelitian ini yaitu permainan monopoli. Tujuan penelitian ini untuk membuktikan keefektifan permainan monopoli pede yang digunakan untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa.

Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu quasi eksperiment (eksperimen semu). Desain penelitian yang digunakan one grup pretest-posttest. Subjek penelitian dipilih dengan menggunakan teknik purposif random sampling yaitu 25 siswa yang memiliki skor kepercayaan diri rendah dan diambil dari kelas yang berbeda. Pada penelitian ini instrument yang digunakan ialah angket. Angket yang digunakan terdiri dari 40 item favorable dan unfovarable. Analisis data yang digunakan adalah uji beda non-parametrik Wilcoxon single rank test, hipotesis penelitian akan diketahui jika nilai probabilitas > 0,05 maka H0 diterima dan sedangkan nilai probabilitas < 0,05 maka H0 ditolak.

Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan sikap yang ditampilkan oleh siswa. Terjadi peningkatan skor kepercayaan diri siswa dari pretest, posttest 1, posttest 2, dan posttest 3, sehingga dapat disimpulkan bahwa permainan monopoli “pede” efektif digunakan untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa. Peneliti yang selanjutnya dapat menguji permianan monopoli “pede” untuk diujikan kepada kelompok besar, dan konselor dapat menggunakan monopoli “pede” sebagai alternatif untuk memberikan layanan bimbingan kepada siswa.