SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGARUH STRATEGI PENGELOLAAN DIRI (SELF-MANAGEMENT) TERHADAP PENINGKATAN KEDISIPLINAN SISWA DATANG TEPAT WAKTU KELAS VIII SMP NEGERI 1 MALANG

GLADYS EXELLSA

Abstrak


ABSTRAK

 

Exellsa, Gladys. 2010. Pengaruh Strategi Pengelolaan Diri (Self Management) terhadap Peningkatan Kedisiplinan Datang Tepat Waktu Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 1 Malang. Skripsi, Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing:(I) Dr. M. Ramli, M.A. (II) Drs. Harmiyanto.

 

Kata Kunci: Pengelolaan Diri (Self Management), Kedisiplinan Datang Tepat Waktu, Siswa SMP

 

Kedisiplinan merupakan jalan bagi siswa untuk sukses dalam sekolah. Siswa yang disiplin akan mematuhi ketentuan-ketentuan sekolah sehingga mereka berkembang optimal dan berhasil studinya, sebaliknya siswa yang kerap melanggar ketentuan sekolah pada umumnya terhambat optimalisasi potensi dan prestasinya. Siswa yang sering datang terlambat masuk sekolah diartikan sebagai siswa yang tidak disiplin waktu. Siswa yang tidak disiplin waktu memerlukan pemahaman diri, sehingga ia perlu merubah perilaku tersebut agar disiplin dating tepat waktu di kelas sesuai dengan peraturan yang sudah ditetapkan oleh sekolah. Dalam kasus ini, guru BK perlu memberikan bantuan agar siswa tersebut dapat membiasakan disiplin masuk kelas tepat waktu. 

Pengelolaan diri (self-management) adalah suatu kemampuan yang berkenaan dengan kesadaran diri dan keterampilan di mana individu mengarahkan pengubahan tingkahlakunya sendiri dengan pemanipulasian stimulus dan respon baik internal maupun eksternal. Dengan katalain self-management merupakan kemampuan individu dalam mengelola potensi diri dan potensi lingkungan untuk mengubah perilakunya. Dalam penelitian ini menguji apakah strategi self management berpengaruh terhadap peningkatan kedisiplinan siswa. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh strategi pengelolaan diri (self management) terhadap peningkatan kedisiplinan siswa. 

Rancangan penelitian ini adalah quasi experimental dengan jenis single case experimental  design. Desain eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain A-B-A. Subyek adalah siswa kelas VIII di SMPN 1 Malang. Instrumen pengumpulan data adalah daftar cek kedisiplinan siswa dan self raport. Data dianalisis dengan rerata dan presentase.  

Berdasarkan hasil analisis data dari visual inspection pada saat sebelum perlakuan, perlakuan, dan sesudah perlakuan menunjukkan bahwa self management berpengaruh terhadap peningkatan kedisiplinan siswa. Hal ini tampak dari perbedaan jumlah frekuensi dari baseline I dan baseline II. Dari 6 subyek yang dianalisis, menunjukkan adanya peningkatan kedisiplinan yang dimilikinya. Masing-masing subyek mampu meningkatkan kedisiplinan datang tepat waktu di atas 50% dan terdapat 2 subyek yang dapat meningkatkan kedisiplinan datang tepat waktu hingga 100%. 

Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disarankan agar (1) konselor menggunakan strategi self management untuk meningkatkan kedisiplinan siswa datang tepat waktu di kelas, (2) peneliti selanjutnya dapat mengembangkan design penelitian ini misalnya A-B-A-B atau melakukan penelitian tentang strategi tersebut   dengan penelitian tindakan. Artinya perlu didesain strategi paska baseline II dan fase pemeliharaan perilaku.