SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Media Pemahaman Kepribadian Berbentuk Permainan Monopoli dalam Upaya Mengembangkan Perencanaan Karier Siswa SMP Ditinjau dari Perspektif Teori Holland

SEPTINDA RIMA DEWANTI

Abstrak


ABSTRAK

 

Dewanti, Septinda Rima. 2010. Pengembangan Media Pemahaman Kepribadian Berbentuk Permainan Monopoli dalam Upaya Mengembangkan Perencanaan Karier Siswa SMP Ditinjau dari Perspektif Teori Holland. Skripsi, Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dra. Ella Faridati Zen, M.Pd, (II) Drs. Hariyadi Kusumo.

 

Kata kunci: media, permainan monopoli, tipe kepribadian Holland.

 

Dewasa ini sering kali ditemui permasalahan di Sekolah Lanjutan Tingkat Atas, dimana banyak siswa yang salah jurusan. Bahkan berdasarkan observasi yang dilakukan di salah satu Sekolah Menengah Tingkat Atas di kota Malang 1-10 orang siswa mengalami salah jurusan di setiap kelasnya. Permasalahan tersebut menunjukan bahwa siswa pada tingkat SMP masih belum dapat menentukan sekolah lanjutan yang sesuai dengan dirinya. Siswa SMP menurut Super berada pada tahap perkembangan karier "pengembangan/growth" dengan tugas perkembangan mengembangkan bakat-bakat, minat, kebutuhan, dan potensi, yang akhirnya dipadukan dalam struktur konsep diri (self-concept structure). Berdasarkan penjelasan tersebut ditarik kesimpulan bahwa diperlukan suatu inovasi yang dapat digunakan untuk membantu siswa mengembangkan karier sesuai dengan kepribadiannya.

Menangggapi kebutuhan tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media yang dapat digunakan untuk membantu siswa mengenali kepribadiannya sehingga siswa dapat mengembangkan karier dengan tepat terutama dalam menentukan sekolah lanjutan. Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan media yang teruji validitasnya, mengetahui cara penggunaan media, dan mengetahui keterlaksanaan dari media ini.

Kegiatan pengembangan yang dilakukan ini menggunakan rancangan penelitian pengembangan Borg and Gall, yang dalam penerapannya dilakukan adaptasi, disesuaikan dengan kondisi lapangan dan kebutuhan penelitian. Langkah penelitian dilakukan mulai dari need assessment, kemudian penyusunan produk yang selanjutnya dilakukan validasi produk dengan melakukan uji ahli dan uji coba produk.

Hasil dari kegiatan pengembangan ini adalah media pemahaman kepribadian berbentuk permainan monopoli. Hasil akhir  menunjukan bahwa media ini telah memenuhi syarat keberterimaan sebagai media pemahaman tipe kepribadian berbentuk permainan monopoli. Media ini memiliki validitas konstruk dimana validasi dilakukan untuk mengetahui kesesuaian isi media dengan dasar teori yang digunakan, yaitu teori minat karier Holland. Validasi dilakukan dengan melakukan uji ahli kepada ahli teori, ahli media dan ahli bimbingan. Ketiga ahli tersebut selain menilai isi, bentuk media juga menilai buku pedoman penggunaan media. Penilaian ahli menunjukan rata-rata skor yang diberikan pada deskriptor masing-masing tipe kepribadian adalah "3", hal ini menunjukan bahwa produk yang dihasilkan sesuai dengan teori yang digunakan. Untuk mengetahui kelayakan media pemahaman kepribadian berbentuk permainan monopoli ini juga di uji cobakan pada kelompok kecil dan pengguna. Kesimpulan dari hasil uji coba produk menunjukan bahwa media ini layak digunakan.

Saran yang dapat disampaikan pada penelitian ini adalah sebagai berikut, (1) untuk konselor di SMP penggunaan media ini secara tuntas dapat dilakukan pada 2 atau 3 kali pertemuan sehingga proses permainan dan evaluasi dapat dilakukan secara maksimal. Pengkondisian siswa untuk mengikuti proses diskusi tidak hanya dilakukan pada akhir permainan saja. Pada saat permainan berlangsung konselor dapat mengarahkan diskusi misalnya dengan mendiskusikan pekerjaan yang terpilih, bagaimana pekerjaan itu dan keterampilan apa yang harus dimiliki untuk mendapatkan pekerjaan tersebut. (2) untuk peneliti selanjutnya, pengembangan yang telah dilakukan dalam mengembangkan media permainan monopoli ini telah sampai pada tahap uji coba produk pada kelompok kecil namun belum sempat melakukan uji lapangan. Untuk itu saran bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat melakukan uji lapangan sehingga produk yang dikembangkan benar-benar efektif digunakan.