SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN PANDUAN BIMBINGAN DENGAN STRUCTURED LEARNING APPROACH UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MANAJEMEN KONFLIK SISWA SMA

Warda Rohmania

Abstrak


ABSTRAK

 

Rohmania, Warda. 2018. Pengembangan Panduan Bimbingan dengan Structured Learning Approach untuk Meningkatkan Keterampilan Manajemen Konflik bagi Siswa SMA. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Henny Indreswari, M.Pd (II) Dra. Ella Faridati Zen, M.Pd

 

Kata Kunci: pengembangan, panduan bimbingan, structured learning approach, SLA, keterampilan manajemen konflik, siswa SMA.

Konflik merupakan  keadaan yang sering terjadi dalam kehidupan manusia. Konflik terjadi bila dalam suatu peristiwa terdapat dua atau lebih pendapat atau tindakan yang dipertimbangkan. Setiap individu membawa pemikiran, tujuan dan nilai yang berbeda dalam kelompok. Perbedaan yang dibawa dalam kelompok inilah yang memunculkan konflik. Konflik dapat muncul kapan saja dan di mana saja, termasuk terjadi pada masa remaja. Berdasarkan hasil need assessment yang dilakukan oleh peneliti di SMA Negeri 8 Malang, diketahui masih banyak siswa yang belum mengelola konflik dengan konstruktif dan belum ada media bimbingan dan konseling untuk mengembangkan keterampilan manajemen konflik siswa. Oleh karena itu, perlu dikembangkan panduan bimbingan keterampilan manajemen konflik bagi siswa SMA. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan produk berupa panduan bimbingan keterampilan manajemen konflik bagi siswa SMA yang berterima secara teoritis dari aspek kegunaan, kelayakan, dan ketepatan.

Desain penelitian memodifikasi langkah penelitian dan pengembangan Borg and Gall (1983) terdiri atas tiga tahap, yaitu (1) pra-pengembangan, (2) pengembangan produk, dan (3) uji produk. Uji produk terdiri atas penilaian ahli materi Bimbingan dan Konseling, penilaian ahli media, dan penilaian calon pengguna produk. Instrumen yang digunakan adalah format penilaian berupa angket. Teknis analisis data pada penelitian pengembangan ini menggunakan rata-rata.

Berdasarkan hasil penelitian, panduan bimbingan keterampilan manajemen konflik dapat diterima secara teoritis karena memiliki penilaian dengan skor rata-rata dari penilaian ahli materi Bimbingan dan Konseling diperoleh nilai 3.7; penilaian ahli media pendidikan diperoleh nilai 3.8; dan penilaian calon pengguna produk diperoleh nilai 3.6. Hasil perhitungan secara keseluruhan dari rata-rata ahli materi Bimbingan dan Konseling, ahli media pendidikan dan calon pengguna produk dalam rentang 0-4 diperoleh nilai 3,6. Berdasarkan hasil penilaian keseluruhan dapat disimpulkan bahwa panduan bimbingan dengan structured learning approach untuk meningkatkan keterampilan manajemen konflik bagi siswa SMA, sangat berterima.

Saran bagi konselor sebagai calon pengguna produk agar mempelajari panduan bimbingan keterampilan manajemen konflik sebelum melakukan bimbingan. Bagi peneliti selanjutnya, produk hasil penelitian dan pengembangan ini dapat dilanjutkan dengan melakukan penelitian eksperimen untuk mengetahui keefektifan panduan bimbingan keterampilan manajemen konflik bagi siswa SMA.