SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pembentukan Kontrol Diri Santri di Pondok Pesantren Modern Al Muhibbin Jatirogo Tuban

mar'atus sholihah

Abstrak


ABSTRAK

 

Sholihah, Mar’atus. 2016. Pembentukan Kontrol Diri Santri Di Pondok Pesantren Modern Al Muhibbin Jatirogo Tuban. Skripsi. Program Studi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Blasius Boli Lasan M.Pd, (II) Drs. Hariadi Kusumo, M.Pd.

 

Kata Kunci: kontrol diri, pondok pesantren

Zaman sekarang ini, tidak sedikit orang tua memilih alternatif pendidikan di pondok pesantren untuk pendidikan anak-anaknya, demi mewujudkan impian mereka. Dengan pembentukan kontrol diri yang berfokus pada kontrol perilaku akan membantu dalam pengembangan kemampuan intelektual dan kemampuan moral, dengan harapan mampu mengembangkan intelektual dan integritas diri sebagai pribadi yang memiliki karakter kuat. Sesuai dengan visi dan misi Pondok Pesantren Modern Al Muhibbin Jatirogo Tuban.

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui proses pembentukan kontrol diri Santri di Pondok Pesantren Modern Al Muhibbin Jatirogo Tuban, (2) mengetahui strategi yang digunakan Pondok Pesantren Modern Al Muhibbin Jatirogo Tuban dalam membentuk kontrol diri santri, (3) mengetahui manajemen Pondok Pesantren Modern Al Muhibbin Jatirogo Tuban dalam membentuk kontrol diri santri.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan desain studi kasus. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah hasil wawancara subjek terkait. Sedangkan data sekunder dalam penelitian ini adalah dokumen yang terkait. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, dokumentasi dan observasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan model menurut Miles dan Huberman (dalam Wiyono, 2007:93) yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.

Hasil penelitian yang diperoleh dari penelitian ini adalah (1) Proses awalnya dengan pemaksaan dan pola pembinaan dengan ta’zir atau hukuman (2) Strategi yang dilakukan dalam membentuk kontrol diri santri yaitu, dengan melakukan pendampingan dan bimbingan secara intensif, selain itu juga melakukan pengawasan secara menyeluruh tak terkecuali dengan teknik tertentu dan melakukan peneguran secara langsung kepada santri yang tidak sesuai aturan tata tertib (3) Manajemen pondok pesantren dalam membentuk kontrol diri santri adalah dengan merancang tata tertib dan menanamkan nilai luhur dengan pembiasaan.

Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan oleh peneliti maka ada saran, yaitu alangkah baiknya jika pondok pesantren menjalin hubungan yang intensif dengan orang tua santri dan memberikan pemahaman yang sama mengenai pendidikan yang ada di pondok agar perkembangan santri dalam membentuk kontrol diri dapat berkembang dengan baik dan optimal, ketika para santri berada di rumah atau lingkungan lainnya serta orang tua mampu mendukung penuh.