SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Paket Bimbingan “BIMO” Berbasis Autoplay Untuk Meningkatkan Nilai Moral Kemurahan Hati Siswa SMP

Moch. Rifqi

Abstrak


ABSTRAK

 

Rifqi, Moch . 2018. Pengembangan Paket Bimbingan “BIMO” Berbasis Autoplay Untuk Meningkatkan Nilai Moral Kemurahan Hati Siswa SMP. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Yuliati Hotifah,S.Psi., M.Pd., (II) Drs. Djoko Budi Santoso, M.Pd.

 

Kata Kunci: autoplay, kemurahan hati, teori moral reasoning

Di era globalisasi saat ini, individu dituntut untuk mengikuti perkembangan zaman untuk lebih maju  ke arah modernisasi. Hal ini mendorong individu untuk mengembangkan ide-ide dan inovasi baru agar dapat bersaing di era saat ini. Sayangnya, tuntutan untuk maju dalam hal pemikiran ini tidak berbanding lurus dengan kualitas moral dari individu yang bersangkutan. Terutama pada generasi muda, yang saat ini sedang mengalami penurunan kualitas moral sebagai dampak dari era globalisasi yang memberikan pengaruh masif kepada setiap individu. Melihat hal tersebut, peneliti mengembangkan sebuah solusi yang diharapkan dapat menjadi alternatif yang efektif dan efisien dalam mengatasi permasalahan menumbuhkembangkan nilai moral kepada siswa berupa produk paket bimbingan. Melalui paket bimbingan berbasis autoplay dengan menggunakan teori moral reasoning dari Kohlberg, diharapkan dapat membantu konselor dalam memberikan bimbingan moral, khususnya nilai kemurahan hati. Sehingga dapat diterima siswa dengan lebih mendalam dan bisa dioperasikan secara mandiri juga. Didukung dengan gabungan dari gambar, audio, video dan teks serta desain yang menarik menjadikan siswa lebih antusias dalam menerima materi yang disajikan.

Tujuan dari penelitian dan pengembangan inimengembangkan aplikasi “BIMO” berbasis autoplay indigo rose studio dan buku panduan untuk konselor. Aplikasi “BIMO” berupa aplikasi berbasis autoplay yang dimasukkan ke dalam CD dan dapat diakses kapan saja tanpa perlu instalasi. Buku panduan bagi konselor dibuat untuk membantu konselor dalam memberikan layanan bimbingan menggunakan paket bimbingan “BIMO”. Selanjutnya melakukan uji validitas untuk menilai kelayakan produk.

Metode penelitian ini menggunakan model penelitian pengembangan Borg dan Gall yang memiliki 10 langkah penelitian. Namun, penelitian ini hanya menggunakan 5 langkah dalam pengembangannya. 5 langkah tersebut antara lain: (1) melakukan penelitian dan pengumpulan data; (2) melakukan perencanaan; (3) mengembangkan bentuk produk awal; (4) melakukan uji coba lapangan permulaan; (5) merevisi produk utama.

Uji ahli terdiri dari uji ahli materi, uji ahli media, dan uji calon pengguna produk (konselor). Data validasi produk terbagi menjadi 2 desain, yaitu data kuantitatif dan data kualitatif. Data kuantitatif dianalisa menggunakan skala Likert. Kategori indeks validasi ahli mengacu pada empat kriteria (1) 3,26 - 4,00 sangat layak, (2) 2,51 – 3,25 layak, (3) 1,76 – 2,50 kurang layak, (4) 1,00 – 1,75 tidak layak. Sedangkan, data kualitatif dianalisa menggunakan analisa data model Miles dan Huberman.

Penelitian pengembangan ini menghasilkan 2 produk, aplikasi “BIMO” dan buku panduan. Pengembangan produk hingga uji ahli dan calon pengguna mendapatkan indeks uji validitas rata-rata 3,61 sehingga dapat disimpulkan jika produk yang dikembangkan sangat layak dan dapat digunakan dalam pemberian layanan bimbingan dan konseling di sekolah. Sementara, data kualitatif yang didapat memiliki 2 pola kategori, yaitu kelengkapan dan kesesuaian. Revisi dibutuhkan untuk pengoptimalan produk yang dihasilkan. Penelitian dan pengembangan ini hanya dilakukan sampai tahap ke-5 dan untuk mengetahui keefektifannya diperlukan penelitian lebih lanjut.