SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Keefektifan Sinema Edukasi untuk Meningkatkan Empati Siswa SMP sebagai Upaya Mencegah Bullying

HIZA KAMILA NUR HIDAYANI

Abstrak


ABSTRAK

 

Empati adalah sebuah keterampilan sosial dimana manusia dapat memahami apa yang dirasakan orang lain dan memberikan pemakluman terhadap sesama manusia. Empati sangat penting untuk dimiliki seseorang, karena tingkat empati yang dimiliki seseorang dapat berpengaruh dalam kehidupan sehari-hari terutama hubungan sosial dengan lingkungan. Karena seseorang yang tidak memiliki empati dalam dirinya akan mudah melakukan perbuatan-perbuatan yang dapat menyakiti orang lain (bullying) dan dirinya sendiri. Oleh karena itu diperlukan upaya untuk membantu siswa dalam meningkatkan empati. Salah satu upaya peningkatan empati yakni dengan menggunakan sinema edukasi sebagai media pembelajaran yang berisikan nilai-nilai positif dalam kehidupan tokoh dalam film sehingga dapat membuat penonton termotivasi untuk melakukan hal-hal baik sesuai dengan nilai dan norma yang telah disepakati di masyarakat.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan sinema edukasi untuk meningkatkan empati siswa SMP. Hipotesis penelitian adalah teknik sinema edukasi efektif untuk meningkatkan empati pada siswa SMP sebagai upaya mencegah bullying. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode quasi eksperimen. Rancangan penelitian yang digunakan yakni time series. Subjek penelitian diperoleh berdasarkan hasil penyebaran inventori skala empati di kelas VII-C dan VII-D .Subjek penelitian berjumlah empat belas siswa yang memiliki skor inventori skala empati rendah atau sedang.

Proses treatment  terdiri dari dua tahap dengan sepuluh kali pertemuan, masing-masing tahapan diakhiri dengan posttest. Pertemuan pertama yaitu pembukaan, pemberian dasar-dasar mengenai empati, pemberian kontrak behavior, dan pre-test. Selanjutnya pertemuan ke-dua, ke-tiga, ke-empat, dan ke-lima dilakukan treatment  bagian pertama dan dilanjutkan dengan post-test 1 setelah pertemuan ke-lima. Selanjutnya pertemuan ke-enam, ke-tujuh, ke-delapan, dan ke-sembilan dilakukan teratment bagian ke-dua dan dilanjutkan dengan post-test 2. Pertemuan ke-sepuluh yaitu penutup dan pemberian post-test 3.

Data dianalisis dengan menggunakan statistik nonparametris yaitu Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil uji statistik diperoleh nilai Z= -3,330b dengan signifikasi sebesar 0,001. Nilai tersebut lebih kecil dari 0,005, sehingga H1 diterima. Artinya sinema edukasi efektif dalam meningkatkan empati siswa. Sesuai dengan hasil penelitian maka disarankan bahwa konselor dapat menggunakan sinema edukasi untuk meningkatkan empati siswa dalam layanan Bimbingan dan Konseling pribadi sosial sebagai upaya mencegah bullying.