SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN PANDUAN PELATIHAN KARAKTER RESPEK MELALUI BIBLIOEDUKASI UNTUK MENCEGAH PERUNDUNGAN

HADI RAHMANUDDIN

Abstrak


ABSTRAK

 

Rahmanuddin, Hadi. 2018. Pengembangan Panduan Pelatihan Karakter Respek melalui Biblioedukasi untuk Mencegah Perundungan. Skripsi., Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing:

(I) Dr. Henny Indreswari, M.Pd., (II) Dr. Dany Moenindyah Handarini, M.A.

 

Kata Kunci: Karakter Respek, Biblioedukasi, Perundungan

 

Salah satu karakter sosial yang seharusnya dimiliki oleh setiap orang yaitu karakter respek terhadap orang lain. Respek merupakan perilaku sosial yang seharusnya selalu muncul ketika seseorang berinteraksi dengan sesama. Respek merupakan sikap menghargai, menghormati, menerima, memperlakukan dengan sopan dan santun tanpa tendensi apapun yang dilakukan oleh seseorang terhadap orang lain sebagai bentuk penghargaan kepada orang lain, sehingga orang lain merasa nyaman dan tidak terganggu. Seseorang yang memiliki sikap respek terhadap sesama dapat membangun suatu hubungan yang baik, sehingga tercipta interaksi yang baik antara satu dengan yang lainnya tanpa adanya rasa saling menjatuhkan atau merendahkan. Sering kali, seseorang yang memiliki sikap respek rendah cenderung mudah melakukan tindakan perundungan.

Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah untuk menghasilkan panduan pelatihan karakter respek melalui biblioedukasi untuk mencegah perundungan. Model penelitian dan pengembangan ini diadaptasi dari model Borg and Gall yaitu: (1) Melakukan penelitian dan pengumpulan data. Pada tahap ini dilakukan studi literatur dan pengumpulan data kebutuhan; (2) Mengembangkan produk. Pada tahap ini terdiri atas: (a) Merumuskan tujuan panduan pelatihan, (b) Menyusun prototipe produk berupa tujuan, materi pelatihan, prosedur, serta alat evaluasi; (3) Melakukan uji coba produk; (4) Melakukan revisi produk berdasarkan penilaian ahli dan calon pengguna produk; (5) Menyajikan produk akhir berupa panduan pelatihan karakter respek untuk mencegah perundungan.

Produk panduan pelatihan karakter respek ini dikembangkan dalam format pelatihan sebanyak 12 kali pertemuan, yang masing-masing pertemuan memiliki tujuan dan strategi khusus. Peningkatan keterampilan karakter respek yang dilakukan menerapkan langkah langkah biblioedukasi yaitu ; (1) Mengawali dengan motivasi, (2) Memberikan waktu yang cukup untuk membaca bahan-bahan bacaan yang telah disiapkan hingga selesai, (3) Melakukan ingkubasi, (4) Tindak lanjut, (5) Evaluasi. Langkah-langkah biblioedukasi tersebut diinternalisasikan dengan langkah-langkah bimbingan kelompok yang terdiri atas tahap pembentukan, tahap peralihan, tahap inti, dan penutup.

Berdasarkan hasil uji ahli dan calon pengguna, dapat disimpulkan bahwa panduan ini dinilai telah memenuhi kriteria keberterimaan, yaitu ketepatan, kegunaan, dan keterlaksanaan, masing-masing yakni aspek ketepatan (tinggi), kegunaan (tinggi), dan keterlaksanaan (tinggi). Oleh karena itu, panduan pelatihan ini dapat dijadikan sebagai media pelayanan bimbingan dan konseling oleh konselor.

Saran pengembang lebih lanjut bagi konselor dapat menggunakan panduan pelatihan karakter respek ini sebagai bahan untuk upaya mencegah terjadinya perundungan di SMP dengan menerapkan dalam kegiatan penelitian tindakan Bimbingan dan Konseling. Pengembangan panduan ini sampai pada tahap uji ahli dan calon pengguna, sehingga dapat dilanjutkan dengan menggunakan penelitian kuantitatif eksperimen untuk mengetahui efektifitas penerapan panduan pelatihan oleh konselor maupun penelitian selanjutnya.