SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Inventori Kepribadian Holland Berbasis Web untuk Merencanakan Karier Siswa SMA

Sella Kaesti

Abstrak


ABSTRAK

 

Kaesti, Sella. 2018. Pengembangan Inventori Kepribadian Holland Berbasis Web untuk Merencanakan Karier Siswa SMA. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Yuliati Hotifah, S.Psi., M.Pd., (II) Irena Maya Simon, S.Pd.,M.Pd.

 

Kata Kunci : inventori kepribadian Holland, perencanaan karier, siswa SMA

Sebagai salah satu komponen dalam sistem pendidikan, bimbingan dan konseling berkewajiban untuk memfasilitasi perkembangan siswa. fasilitas yang diberikan bertujuan untuk mencapai kemandirian dalam memahami diri dan lingkungan, menerima diri, mengarahkan diri, dan dapat mengambil keputusan, serta merealisasikan diri secara bertanggung jawab, sehingga bahagia dan sejahtera dalam hidupnya. Langkah pertama yang menjadi dasar untuk merencanakan karier adalah mampu untuk memahami diri sendiri. Tujuan konselor adalah mengharapkan siswa dapat memahami dirinya dan menemukan sesuatu yang khas dari dirinya yang dapat diunggulkan. Disamping itu siswa harus mampu mengembangkan kekurangan dirinya dengan menemukan kelebihan-kelebihan yang ada pada dirinya. Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan produk inventori kepribadian Holland berbasis web yang memenuhi standar alat ukur inventori yaitu validitas, reliabilitas dan analisis faktor yang teruji keberterimaan oleh ahli dan calon pengguna produk yang dilengkapi dengan buku panduan penggunaan untuk konselor. Sehingga dengan menggunakan inventori kepribadian Holland berbasis web siswa dapat mengetahui kepribadian mereka.

Penelitian pengembangan ini dilakukan dengan lima tahap pengembangan yang diadaptasi dari langkah-langkah penelitian dan pengembangan borg and gall (1983) yaitu, (1) penelitian dan pengumpulan informasi (reaserch and information collecting), (2) perencanaan (planning), (3) mengembangkan bentuk produk awal (develop preliminary from of product), (4) uji coba lapangan awal (preliminary field testing), dan (5) revisi produk uji coba lapangan awal (main product revision). Subjek uji untuk mengetahui keberterimaan produk adalah ahli materi bimbingan dan konseling dan ahli media bimbingan dan konseling, sedangkan subjek uji coba produk adalah konselor dan siswa di SMAN 2 Ngawi. Untuk menguji validitas, reliabilitas, dan faktor dari instrumen inventori yang dikembangkan dilakukan kepada 159 siswa di SMAN 2 Ngawi.

Data yang diperoleh dari expert judgment dan uji coba produk kepada calon pengguna adalah data kualitatif dan data kuantitatif. Data kuantitatif diperoleh dari hasil uji validitas, reliabilitas, analisis faktor, yang dinilai menjadi rerata keberterimaan dan keterbacaan produk oleh ahli dan calon pengguna produk. Sedangkan data kualitatif diperoleh dari kritik, komentar dan saran dari subjek uji yang diuraikan secara deskriptif secara terperinci. Data kualitatif dianalisis dengan model  analysis interactive. Terdapat tiga langkah dalam kegiatan analysis interactive yaitu, data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Expert judgment didasarkan pada aspek ketepatan, kegunaan, kemudahan dan kemenarikan.

Hasil penilaian para ahli dan calon pengguna produk (konselor dan siswa) menunjukkan bahwa inventori kepribadian Holland berbasis web ini memenuhi kriteria keberterimaan pada aspek ketepatan, kegunaan, kemudahan dan kemenarikan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa inventori kepribadian Holland untuk merencanakan karier siswa SMA layak digunakan oleh konselor untuk membimbing siswa mengetahui kepribadian diri sebagai tahap awal perencanaan karier.