SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Permainan Simulasi Melalui Media Congklak untuk Meningkatkan Resiliensi Siswa SMK dalam Menghadapi Praktik Kerja Industri

Karimah Nabilah

Abstrak


ABSTRAK

 

Nabilah, Karimah. 2018. Pengembangan Permainan Simulasi Melalui Media Congklak untuk Meningkatkan Resiliensi Siswa SMK dalam Menghadapi Praktik Kerja Industri. Skripsi. Jurusan Bimbingan dan Konseling. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Blasius Boli Lasan, M.Pd., (II) Drs. Hariadi Kusumo, M.Pd.

 

Kata Kunci: permainan simulasi, congklak, resiliensi, praktik kerja industri.

Resiliensi merupakan keterampilan yang dapat digunakan dalam menghadapi kemalangan dalam hidup sehingga individu menjadi lebih kuat, percaya diri, dan mampu melihat kemalangan sebagai suatu pembelajaran. Resiliensi dapat ditingkatkan melalui latihan-latihan, semakin individu sering melatih keterampilan ini maka individu semakin resilien. Permainan simulasi adalah salah satu teknik yang dapat dijadikan sarana untuk berlatih keterampilan resiliensi. Permainan simulasi adalah teknik yang dirancang untuk menggambarkan suatu situasi di dalam dunia kehidupan nyata. Melalui teknik ini persoalan-persoalan yang terdapat dalam prakerin yang berkaitan dengan resiliensi dihadirkan sehingga siswa mendapat pengalaman untuk melakukan pemecahan masalah. Dengan demikian, siswa yang sudah bermain dapat menerapkannya pada peristiwa sebenarnya yaitu saat melaksanakan prakerin. Permainan simulasi dapat dilaksanakan dengan berbagai macam permainan salah satu permainan congklak.

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk permainan simulasi melalui media congklak untuk meningkatkan resiliensi siswa SMK dalam menghadapi prakerin. Produk yang dihasilkan berupa buku panduan permainan dan media permainan congklak. Produk ini digunakan oleh konselor dalam memberikan layanan bimbingan dengan teknik permainan simulasi melalui media congklak untuk meningkatkan resiliensi siswa SMK dalam menghadapi prakerin.

Metode penelitian dan pengembangan diawali dengan tahap pengumpulan data melalui analisis kebutuhan dengan wawancara konselor, melakukan kajian literatur, dan observasi fenomema yang ada di lapangan. Selanjutnya mengembangkan produk awal, melakukan uji validitas kepada uji ahli materi, media, serta calon pengguna (konselor), dan yang terakhir melakukan perbaikan untuk menghasilkan produk akhir. Data yang didapatkan dari hasil uji validitas di analisis dengan inter-rater agreement model.

Hasil dari penilaian aspek keberterimaan uji validitas dianalisis menggunakan inter-rater agreement model dan diperoleh skor indeks validitas sebesar 1,00 yang berarti produk permainan simulasi melalui media congklak memiliki validitas sangat tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa produk permainan simulasi melalui media congklak memenuhi aspek keberterimaan produk dan layak digunakan dalam memberikan layanan bimbingan.

Saran ditujukan pada: (1) konselor diharapkan menggunakan produk permainan simulasi melalui media congklak dalam memberikan layanan bimbingan untuk meningkatkan resiliensi siswa SMK dalam menghadapi praktik kerja industri.; (2) peneliti selanjutnya dapat melanjutkan penelitian kuantitatif dengan desain eksperimen untuk mengetahui efektifitas penerapan produk permainan simulasi melalui media congklak.