SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

KEEFEKTIFAN PAKET BIMBINGAN PERENCANAAN STUDI LANJUT MODEL CREATIVE PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN KARIER BAGI SISWA SMA

Karisma Hidayah

Abstrak


ABSTRAK

 

Hidayah, Karisma. Keefektifan Paket Bimbingan Perencanaan Studi Lanjut Model Creative Problem Solving untuk Meningkatkan Keterampilan Pengambilan Keputusan Karier bagi Siswa SMA. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Hj. Muslihati, S. Ag, M.Pd., (II) Drs. Hariadi Kusumo, M. Pd.

Kata kunci: paket bimbingan perencanaan studi lanjut, Creative problem solving, keterampilan pengambilan keputusan karier.

Keterampilan pengambilan keputusan karier dalam hal ini dikhususkan pada suatu kemampuan untuk menentukan pilihan karier di masa depan yakni studi lanjut. Layanan bimbingan dan konseling dalam bidang karier salah satunya perencanaan studi lanjut yang di laksanakan di SMAN 9 Malang pada faktanya belum terealisasi penuh. Sekalipun pemberian informasi mengenai perencanaan studi lanjut telah dilaksanakan sejak kelas X dan dibuktikan dengan adanya penjurusan sejak awal masuk kelas X, akan tetapi sebagian besar siswa kelas XII belum mempunyai keterampilan pengambilan keputusan karier. Siswa SMA memerlukan perencanaan studi lanjut untuk menentukan berbagai alternatif pilihan, baik itu berhubungan dengan pribadi, sosial, belajar dan karier. Hal ini dipengaruhi oleh dua faktor yaitu internal dan eksternal. Faktor internal meliputi kemampuan, bakat dan minat. Faktor ekternal meliputi lingkungan sekolah dan keluarga.

Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan paket bimbingan perencanaan studi lanjut model creative problem solving dalam meningkatkan keterampilan pengambilan keputusan karier bagi siswa SMA.

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitan pre-experimental dengan model one group pretest posttest. Subjek penelitian dari kelas XI IPA 6 yang dipilih secara random diantara siswa yang memiliki keterampilan pengambilan keputusan karier yang sedang dan rendah. Siswa yang memiliki skor keterampilan pengambilan keputusan karier yang sedang dan rendah berdasarkan hasil pengukuran dengan skala keterampilan pengambilan keputusan karier selanjutnya dimasukkan dalam kelas eksperimen. Kelas eksperimen terdiri dari 16 siswa. Dalam penelitian ini perlakuan yang digunakan berupa paket bimbingan perencanaan studi lanjut model creative problem solving yang dilakukan selama enam kali pertemuan. Bahan perlakuan yang dieksperimenkan adalah hasil pengembangan yang dilakukan oleh Nadiarenita (2016). Uji hipotesis yang digunakan yaitu uji Wilcoxon Signed Rank Test pada taraf signifikansi 0,000.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa paket bimbingan perencanaan studi lanjut model creative problem solving efektif untuk meningkatkan keterampilan pengambilan keputusan karier bagi siswa SMA. Saran penelitian ini, konselor dapat menggunakan paket perencanaan studi lanjut model creative problem solving dalam meningkatkan keterampilan pengambilan keputusan karier bagi siswa SMA.