SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Panduan Diskusi Tata Krama untuk Mereduksi Agresi Siswa dalam Konseling Kelompok Realitas

shofiyyatul ummah

Abstrak


ABSTRAK

 

Diskusi merupakan salah satu cara untuk menyelesaikan persoalan yang ingin diselesaikan bersama. Sejak jaman dulu masyarakat Indonesia dalam menyelesaikan permasalahan dengan cara bermusyawarah untuk mendapatkan kesepakatan terbaik. Melalui musyarawah dengan masyarakat dapat terhindar dari kesalahan komunikasi. Hal tersebut, karena masyarakat saling mengungkapkan pemikirannya dalam musyawarah dengan teratur dan terarah. Nilai-nilai tata krama perlu didiskusikan oleh remaja dalam penyelesaian masalah sosial. Tata krama adalah aturan yang berlaku di dalam masyarakat setempat menjadi pedoman dalam bertindak. Setiap tempat mempunyai aturan sendiri-sendiri. Sejatinya ada dua prinsip dalam mengendalikan konflik di masyarakat Jawa, yaitu prinsip menghormati dan prinsip kerukunan. Nilai yang perlu ditumbuhkan dalam prinsip menghormati, yaitu patuh, santun, dan sungkan. Kemudian, prinsip kerukunan, yaitu tenang dan mawas diri, rendah hati, dan menyayangi.

Rumusan dalam penelitian adalah bagaimana deskripsi tingkat keberterimaan isi dan format panduan diskusi tata krama untuk mereduksi agresi siswa dalam konseling kelompok realitas. Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan media berupa panduan diskusi tata krama untuk mereduksi agresi dalam konseling kelompok realitas. Penelitian dan pengembangan menggunakan tahap Borg & Gall yang diadaptasi menjadi lima tahap. Analisis yang digunakan adalah rumus rata-rata. Jenis data yang digunakan berupa data kuantitatif dan kualitatif. Alat pengumpul data yang digunakan berupa angket sebagai validasi pada uji ahli dan calon pengguna produk.

Produk dinilai oleh ahli BK atas isi, ahli media atas format, dan calon pengguna. Ada empat aspek yang dinilai, meliputi aspek ketepatan, kemudahan, kemenarikan, dan kegunaan. Hasil uji tiga ahli BK atas isi menunjukkan total rata-rata keseluruhan 3,63. Kemudian, hasil uji dua ahli media atas format menunjukkan nilai 3,87. Artinya, keseluruhan keberterimaan panduan sangat tinggi dalam segi isi dan format. Kemudian, uji calon pengguna produk sejumlah sembilan konselor di SMKN 6 Malang. Menunjukkan hasil 3,94, artinya keberterimaan panduan sangat tinggi dalam segi teoritis dan praktis. Dapat disimpulkan bahwa panduan diskusi tata krama untuk mereduksi agresi siswa SMK dalam konseling kelompok realitas layak digunakan. Saran dalam penelitian bagi konselor diharapkan benar-benar mempelajari panduan. Bagi penelitian selanjutnya dapat mengembangkan teknik diskusi budaya yang berbeda, misalnya budaya Bugis, Batak, dan Betawi dalam bingkai konseling kelompok realitas. Serta produk penelitian hasil pengembangan ini dapat dilanjutkan kepada penelitian eksperimen untuk mengetahui keefektifan panduan dalam membantu siswa SMK mereduksi agresi.