SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Panduan Pelatihan Berbasis Structured Learning Approach untuk Meningkatkan Keterampilan Komunikasi Interpersonal pada Siswa SMP

nezy amaliandra

Abstrak


ABSTRAK

 

RINGKASAN

Amaliandra, Nezy. 2018. Pengembangan Panduan Pelatihan Berbasis Structured Learning Approach untuk Meningkatkan Keterampilan Komunikasi Interpersonal pada Siswa SMP. Skripsi. Jurusan Bimbingan dan Konseling. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. M. Ramli, M.A, (II) Drs. Harmiyanto, M.Pd.

Kata Kunci: structured learning, keterampilan komunikasi, interpersonal

Keterampilan komunikasi adalah keterampilan dalam menyampaikan dan menerimaan pesan. Tujuan dari komunikasi adalah untuk belajar memahami diri sendiri dan orang lain, berhububungan dengan orang lain, mempengaruhi sikap dan perilaku orang lain, hiburan, dan membantu orang lain antara pengirim pesan dan penerima pesan.

Pada masa remaja dituntut untuk dapat menyesuaikan diri dengan orang lain, terutama dalam berkomunikasi dengan orang lain. Oleh karena itu, peneliti mengembangkan buku panduan pelatihan yang dapat digunakan oleh konselor untuk memberikan layanan bimbingan agar konselor tepat dalam melaksanakan prosedur pelatihan, dengan begitu tujuan yang diharapkan akan tercapai. Tujuan dari penelitian ini untuk menghasilkan produk berupa buku panduan pelatihan berbasis Structured Learning Approach untuk meningkatkan keterampilan komunikasi interpersonal siswa SMP. Prosedur penelitian pengembangan ini mengadaptasi langkah-langkah dari Borg and Gall. Langkah-langkah penelitian ini yaitu: 1) studi pendahuluan, 2) pengumpulan data, 3) pengembangan produk, 4) uji coba produk, 5) revisi produk, 6) uji kelompok kecil, 7) revisi produk akhir. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif untuk data kuantitatif dengan menghitung rata-rata dari setiap aspek, yaitu: 1) ketepatan, 2) kegunaan, 3) kemudahan, dan 4) kemenarikan. Data kualitatif didapatkan dari hasil penilaian ahli berupa kritik, saran dan masukan.

Hasil penilaian uji ahli materi bimbingan dan konseling, uji ahli media, uji calon pengguna produk, dan uji kelompok kecil menunjukkan bahwa buku panduan pelatihan berbasis Structured Learning Approach untuk meningkatkan keterampilan komunikasi interpersonal pada siswa SMP yang telah dikembangkan memiliki penilaian sangat tepat, sangat berguna, sangat mudah dan sangat menarik. Hasil penilaian tersebut menunjukkan bahwa buku panduan yang telah dikembangkan layak untuk digunakan dalam memberikan layanan bimbingan kepada siswa. Dapat disimpulkan bahwa buku panduan pelatihan berbasis Structured Learning Approach untuk meningkatkan keterampilan komunikasi interpersonal pada siswa SMP telah berterima secara teoritis maupun praktis.

Buku panduan pelatihan berbasis Structured Learning Approach untuk meningkatkan keterampilan komunikasi interpersonal pada siswa SMP ini mempunyai keunggulan dan juga kelemahan. Beberapa keunggulannya adalah: 1) buku panduan telah teruji keberterimaannya, 2) buku panduan dicetak dengan full colour, mempunyai komposisi warna dan kesesuaian elemen-elemen visual pada bagian sampul depan buku, dan bagian buku terdapat layout yang sangat menarik, 3) buku panduan mempunyai ukuran B5 yang memudahkan konselor untuk membaca tulisan, 4) cerita yang ada dalam buku panduan menarik, sehingga membuat siswa dalam bermain peran. Beberapa kelemahannya adalah: 1) ukuran buku panduan B5 tidak praktis.

Dari hasil penelitian, disarankan kepada konselor untuk menggunakan panduan melalui penelitian tindakan bimbingan sesuai dengan kondisi siswa, dan melaksanakan langkah-langkah atau prosedur dari teknik Structured Learning Approach sesuai dengan buku panduan. Bagi peneliti selanjutnya, dapat mengeksperimenkan buku panduan ini, sehingga diperoleh hasil apakah buku panduan ini efektif bila diberikan kepada anak usia SMP.