SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Studi Fenomenologi Meaning of Life Siswa Berprestasi di MTsN Malang 1

zenitha ardiantika

Abstrak


ABSTRAK

 

RINGKASAN

Ardiantika, Zenitha 2018. Studi Fenomenologi Meaning of Life Siswa

Berprestasidi MTsN Malang 1. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Prof. Dr. Hj. Nur Hidayah, M.Pd., (II) Yuliati Hotifah, S.Psi., M.Pd.

Kata Kunci : meaning of life, prestasi, siswa MTsN

Meaning of life (makna hidup) yang dimiliki oleh seseorang berbeda-beda, setiap orang memiliki tujuan hidup masing-masing sehingga penerapan nilai-nilai dalam kehidupan sehari-harinya juga berbeda. Meaning of life adalah nilai-nilai khusus yang dimiliki oleh seseorang yang dirasa penting, benar, dan berharga untuk dijadikan sebagai tujuan hidup. Makna hidup akan mendasari perilaku siswa dalam melakukan aktivitas sehari-hari untuk mencapai kebahagiaan. Penelitian ini dilakukan di MTsN Malang 1 dengan menggunakan subjek siswa kelas olimpiade yang  berprestasi dalam olimpiade. Fokus penelitian ini adalah makna hidup siswa kelas olimpiade MTsN Malang 1 yang dicerminkan dalam kegiatan sehari-harinya melalui tiga sumber nilai yaitu nilai kreatif, nilai penghayatan, dan nilai bersikap, serta cara mengembangkan meaning of life siswa sehingga siswa dapat menemukan tujuan hidup serta kebahagiaannya.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi yang melibatkan pengalaman dari subjek. Untuk mengetahui pengalaman dari subjek digunakan pengumpulan data melalui observasi, studi dokumentasi dan wawancara dengan subjek utama, teman subjek, wali kelas, konselor, dan guru pembina olimpiade. Kemudian dilakukan analisis data melalui 3 tahap yaitu: reduksi fenomenal, reduksi eiditik, dan reduksi transendental.

Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah makna hidup siswa berprestasi yang dicerminkan ke dalam tiga nilai, yaitu nilai kreatif, nilai penghayatan, dan nilai bersikap. Nilai kreatif yang ditunjukkan siswa yaitu kemampuan siswa untuk menghasilkan karya dalam bentuk produk dan tulisan karya imilah. Siswa juga mengerjakan  tugas dan kewajibannya dengan penuh tanggung jawab, serta mampu menyelesaikan permasalahannya secara mandiri. Nilai penghayatan ditunjukkan siswa dengan kecintaannya terhadap mata pelajaran yang ditekuninya, serta ketaatan dan keikhlasan dalam beribadah kepada Allah SWT. Nilai bersikap ditunjukkan dengan sikap sabar dan tabah dalam menerima kekalahan yang dialaminya ketika gagal mengikuti perlombaan. Siswa mampu mengambil hikmah dari kegagalan dan mengubahnya menjadi keberanian untuk maju dan terus mengembangkan sikap optimis dalam mengikuti perlombaan selanjutnya.

Sedangkan untuk mengembangkan makna hidup siswa diperlukan kemauan dari dalam diri siswa dan dukungan dari lingkungannya. Diperlukan kemauan untuk terus berkarya dan menyalurkan ide-ide kreatif yang dimiliki oleh siswa. Adanya kemauan untuk menunjukkan rasa cinta terhadap pekerjaan yang ditekuninya, dan rasa cinta kepada Allah SWT dalam bentuk ibadah. Dibutuhkan juga kemauan dari dalam diri siswa untuk segera bangkit dari kegagalan dan menerima semua dengan penuh kesabaran ke tabahan dan mengubahnya menjadi sikap yang optimis untuk memperbaiki kedepannya. Dukungan dari lingkungan juga diperlukan untuk mengembangkan kreativitas siswa, membentuk cinta kasih siswa, serta membentuk sikap optimis, berani, dan mudah menerima apa yang dialaminya. Saran bagi konselor yaitu untuk terus membantu siswa mengembangkan makna hidup mereka agar mereka mampu merancang tujuan hidupnya sejak dini dan meraih pemenuhan terhadap tujuan hidup mereka Untuk peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian lebih lanjut mengengenai cara mengembangkan makna hidup siswa baik di kelas olimpiade, bilingual, PDCI, dan reguler. Perlu juga menambahkan orangtua sebagai informan agar data lebih lengkap.