SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN MEDIA BIMBINGAN DAN KONSELING KARIER BERUPA FLIPBOOK PENYESUAIAN DIRI MENGHADAPI PRAKERIN DENGAN MODEL CREATIVE PROBLEM SOLVING BAGI SISWA SMK

siti fajariyah

Abstrak


ABSTRAK

 

Fajariyah, Siti. 2018. Pengembangan Media Bimbingan dan Konseling Karier Berupa Flipbook  Penyesuaian Diri Menghadapi Prakerin dengan Model Creative Problem Solving bagi Siswa SMK. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbingan: (I) Dr. Muslihati, S.Ag, M.Pd, (II) Drs. Widada, M.Si.

Kata Kunci : flipbook, penyesuaian diri, prakerin

            Sekolah menengah kejuruan (SMK) adalah sekolah menengah yang mempersiapkan peserta didik  memasuki dunia usaha dan  industri. Salah satu kegiatan yang relevan dengan hal itu adalah Praktik Kerja Industri (Prakerin). Kegiatan ini memerlukan persiapan yang matang. Agar siswa dapat menghadapi Prakerin dengan baik perlu dilakukan layanan bimbingan yang bertujuan membantu Penyesuaian diri siswa dalam kegiatan tersebut.Layanan bimbingan yang diberikan memerlukan media yang tepat. Untuk itu penelitian ini bertujuan penelitian pengembangan adalah menghasilkan produk penyesuaian diri menghadapi prakerin bagi siswa SMK dengan menggunakan modelcreative problem solving. Pengembangan media ini bertujuan menjawab kecanggihan teknologi informati (IT) dalam generasi milenial.

            Penelitian ini menghasilkan tiga produk yaitu flipbook, buku panduan siswa, dan buku panduan konselor. Flipbook berbentuk web yang dapat dibuka dan diakses kapanpun.Flipbookdapat dibuka di handphone atau di laptop dalam keadaan online. Buku panduan bagi siswa dibuat untuk membantu siswa saat menggunakan media flipbook. Buku paduan bagi konselor dibuat untuk membantu konselor saat memberikan layanan bimbingan dan konseling.

                  Penelitian ini menggunakan model penelitian Borg dan Gall yang memiliki sepuluh langkah, namun penelitian ini hanya menggunakan lima langkah dalam pengembangannya. Uji ahli terdiri dari uji ahli materi, uji ahli media, dan uji ahli calon pengguna (konselor). Analisis data penilaian produk menggunakan inter-rater agreement model. Sebuah penilaian yang menggunakan kesepakatan beberapa ahli, terdapat dua ahli materi dan dua media. Kategori indeks validasi ahli mengacu pada empat kreteria(1) 1,00-0,75 sangat tinggi, (2) 0,74-0,50 tinggi, (3) 0,49-0,25 sedang, dan (4) 0,24-0,00 rendah, sebagai data kuantitatif. Saran, kritik dan masukan uji ahli sebagai data deskriptif pengembangan produk.

                  Penelitian pengembangan ini menghasilkantiga produk yang dibutuhkan bagi siswa memasuki dunia usaha dan industri. Pengembangan produk hingga uji ahli mendapatakan indeks uji validitas ahli rata-rata  0,75-1,00. Sehingga dapat disimpulkan jika produk yang kembangkan valid dan dapat digunakan dalam pemberian layanan bimbingan dan konseling di sekolah. Revisi dibutuhkan untuk pengoptimalan produk yang dihasilkan. Penelitian ini hanya pada tahap kelima dan untuk mengetahui efektifitasnya diperlukan penelitian lebih lanjut.