SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PERBEDAAN KEPRIBADIAN OPTIMISTIK-PESIMISTIK DITINJAU DARI MINAT MUSIK ROCK DAN MUSIK POP PADA MAHASISWA UNIVERSITAS NEGERI MALANG

Dilfia Fitriana Setiobudi

Abstrak


ABSTRAK

 

Setiobudi, Dilfia Fitriana.2010. Perbedaan Kepribadian Optimistik-Pesimistik Ditinjau dari Minat Musik Pop dan Musik Rock pada Mahasiswa Universitas Negeri Malang. Program Studi Psikologi. Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi. Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Fattah Hanurawan, M.Si., M.Ed. (II) Drs. Mochammad Bisri, M.Pd

 

Kata kunci: Kepribadian Optimistik-Pesimistik, Musik Rock, Musik Pop

 

Kesukaan pada musik, memberikan lebih pada kepribadian diri mereka juga orang lain daripada acara televisi kesukaan, buku-buku kesukaan, majalah kesukaan, dan film-film kesukaan. Keyakinan bahwa musik kesukaan dapat memberikan informasi psikologi secara akurat telah didukung oleh banyak penelitian-penelitian yang telah ditemukan korelasi secara signifikan antara musik kesukaan dan sifat kepribadian khusus (Perkins, 2008). Menurut Sukendro (2008), lirik lagu sangat mempengaruhi emosi. Baik negatif maupun positif. Lagu-lagu putus asa, katakatanya membuat kita lemah. Lagu-lagu perjuangan, kata-katanya membuat kita bersemangat.

Tujuan penelitian ini adalah mengungkap kepribadian optimistik-pesimistik mahasiswa peminat musik rock dan pop. Serta mengetahui perbedaan kepribadian optimistik-pesimistik mahasiswa Universitas Negeri Malang ditinjau dari minat musik rock dan pop.

Penelitian dilakukan terhadap mahasiswa angkatan tahun 2005. Mahasiswa angkatan 2005 telah memasuki masa dewasa awal yang menurut Wade (2008), dalam beberapa hal emerging adults, mereka menjadi kelompok yang paling mungkin menjalani hidup yang tidak stabil, merasa tidak memiliki akar yang kuat, dan tidak berani mengambil resiko. Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dan komparatif, sedangkan pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Teknik analisis hipotesis yang digunakan adalah teknik Mann_Whitney U. Jumlah subjek berjumlah 60 orang, dengan mahasiswa yang berminat terhadap musik pop sebanyak 30 subjek dan mahasiswa yang berminat terhadap musik rock sebanyak 30 subjek. Penelitian menggunakan angket optimisme yang dikembangkan oleh Seligman (1995).

Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan antara mahasiswa yang berminat terhadap musik rock dan pop serta dapat dilihat dari hasil perhitungan p sebesar 0,000 < 0,05, dimana mahasiswa yang berminat terhadap musik pop memiliki kepribadian lebih optimis dibandingkan mahasiswa yang berminat terhadap musik rock.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan kepada mahasiswa agar lebih cermat dalam pemilihan jenis musik yang ingin didengar, melihat pengaruhnya terhadap kepribadian dan dampaknya terhadap perilaku

 


Teks Penuh: DOC PDF