SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PERBEDAAN SIKAP TERHADAP SEKSUALITAS PADA SISWA KELAS XI SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS DAN SISWA MADRASAH ALIYAH

Anani Rahmawati

Abstrak


ABSTRAK

 

Rahmawati, Anani. 2010. Perbedaan Sikap Terhadap Seksualitas pada Siswa Kelas  XI  Siswa  Sekolah Menengah  Atas  dan  Siswa Madrasah  Aliyah.  Program Studi  Psikologi.  Jurusan  Bimbingan  Konseling  dan  Psikologi.  Fakultas  Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Fattah Hanurawan, M.Si, M.Ed. (II) Diantini Ida Viatrie,  S.Psi, M.Si.

Kata Kunci: Sikap terhadap seksualitas, siswa kelas XI

Siswa  SMA  merupakan  siswa  yang  telah  memasuki  usia  remaja.  Usia  ini  merupakan  masa  peralihan  antara  masa  kanak-kanak  dan  masa  dewasa  yang ditandai dengan perubahan berbagai  aspek  fisik dan psikologis. Perubahan  yang terjadi pada masa ini berlangsung begitu pesat dan dalam setiap perubahan remaja harus  mampu  mengadakan  penyesuaian  diri  dengan  dirinya  ataupun  dengan lingkungannya.  Remaja  harus  dapat  melihat,  mengerti  dan  menerima  setiap perubahan  yang  terjadi  pada  dirinya  secara wajar  dan  realistis  (Hurlock,  1999). Sarwono  (1999)  berpendapat  bahwa  pengaruh  sekolah  terhadap  perkembangan jiwa  remaja  cukup  besar,  karena  sekolah  sebagai  lembaga  pendidikan sebagaimana keluarga juga mengajarkan nilai-nilai dan norma yang berlaku dalam masyarakat,  di  samping  mengajarkan  berbagai  ketrampilan  dan  kepandaian kepada  para  siswa.  Hubungannya  dengan  upaya  meningkatkan  pengetahuan seksual, sekolah terutama guru biologi atau olah raga mempunyai peranan penting dalam mengembangkan pengetahuan, pemahaman yang benar tentang seksualitas. Sikap  terhadap  seksualitas  juga  dipengaruhi  oleh  sekolah.  Dengan  adanya perbedaan jenis sekolah, maka sikap siswa juga berbeda.

Rancangan  penelitian  yang  digunakan  adalah  penelitian  deskriptif  dan komparatif,  sedangkan  pengambilan  sampel  dilakukan  dengan  teknik  Purposive Sampling  (non  random). Teknik analisis hipotesis yang digunakan adalah  teknik Independent  Sample  t  test.  Jumlah  responden  berjumlah  360  orang,  dengan responden sebesar 180 orang untuk siswa Sekolah Menengah Atas dan responden sebesar 180 orang untuk  siswa Madrasah Aliyah.

Penelitian menggunakan  skala Sikap  terhadap  seksualitas  yang  dikembangkan  oleh  peneliti,  yang  disusun berdasarkan aspek sikap terhadap pendidikan seksual dari Azwar (2007).  Hasil  penelitian  menunjukkan  ada  perbedaan  sikap  terhadap  seksualitas pada siswa kelas XI siswa Sekolah Menengah Atas dan Siswa Madrasah Aliyah.

Berdasarkan  hasil  penelitian,  disarankan  bagi  siswa  untuk  mencari informasi  seksualitas  dengan  benar  dan  tidak  menganggap  bahwa  pengetahuan mengenai  seksualitas  itu hal yang  tabu  selama masih dalam batas-batas  tertentu.

Untuk  peneliti  selanjutnya,  agar membuat  alat  pengukur  data  penelitian  dengan item-item  pernyataan  yang  lebih  cermat, mempertimbangkan  subyek  yang  akan diteliti  apakah  sudah  memenuhi  kriteria  yang  telah  ditetapkan  dan  juga memperbanyak  jumlah  sampel  penelitian. Dan  untuk  pihak  guru  dan  orang  tua agar  lebih memperhatikan  tumbuh  kembang  anak  dan memberikan  pengetahuan dan informasi mengenai seksualitas dengan benar.

 


Teks Penuh: DOC PDF