SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

MAKNA HIDUP SISWA SMP ETNIS KERAJAAN MAJAPAHIT TROWULAN KABUPATEN MOJOKERTO

Lisa Dwi Apriliani

Abstrak


RINGKASAN

Apriliani, Lisa Dwi. 2017. Makna Hidup Siswa SMP Etnis Kerajaan Majapahit Trowulan Kabupaten Mojokerto. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang, Pembimbing: (1) Prof. Dr. Hj. Nur Hidayah, M.Pd., (2) Dr. Triyono, M.Pd.

Kata Kunci : makna hidup, etnis kerajaan Majapahit, siswa SMP

Makna hidup adalah proses penemuan dan penilaian terhadap kehidupan yang memberikan nilai khusus, penting dan berharga, sehingga layak dijadikan pedoman hidup sebagai acuan seseorang dalam melakukan kegiatan sehari-hari, bersifat pribadi dan unik. Makna hidup dapat ditemukan melalui nilai kreatif, nilai penghayatan dan nilai bersikap. Nilai kreatif mendasari individu dalam kegiatan berkarya, berprestasi serta melaksanakan tugas dengan penuh motivasi dan tanggung jawab. Nilai penghayatan terkait dengan meyakini dan menghayati nilai-nilai kebenaran, kebajikan, keindahan, keadilan, keimanan dan nilai-nilai yang dianggap berharga, terutama cinta kasih. Nilai bersikap berarti mampu mengambil sikap ketika menghadapi tantangan hidup.

Penelitian bertujuan untuk mengetahui capaian makna hidup beserta tiga sumber nilai pada siswa SMP di Trowulan. Penelitian menggunakan rancangan kuantitatif deskriptif dengan prosedur survai. Subyek penelitain yaitu 560 siswa SMPN 2 Trowulan Kabupaten Mojokerto dengan sampel siswa yang diambil secara acak sebanyak 176 siswa. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan instrument makna hidup yang disusun oleh peneliti berdasarkan kajian teoritik dan uji validitas lapangan dengan satu kali uji coba. Teknik analisis data dengan mencari frekuensi, persentase, standard deviasi, dan skewness dilakukan dengan menggunakan program Microsoft excel dan SPSS 16.0. data disajikan dalam bentuk tabel dan diagram yang menggambarkan capaian makna hidup.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa SMP di Trowulan memiliki makna hidup tinggi. Namun ketiga sumber nilai memiliki capaian yang berbeda. Capaian tertinggi pertama yakni nilai bersikap dengan klasifikasi tinggi, diikuti nilai penghayatan dengan klasifikasi sedang dan terakhir nilai kreatif dengan klasifikasi rendah. Nilai bersikap memiliki capaian tertinggi dalam pemerolehan makna hidup. nilai bersikap sesuai dengan kehidupan siswa SMP di Trowulan yakni bagaimana siswa mampu mengambil sikap setiap menghadapi tantangan hidup, menerima dengan tabah setiap penderitaan setelah berbagai upaya dilakukan dengan optimal. Siswa mampu menerima dengan penuh ketabahan, kesabaran serta keberanian dalam menghadapi cobaan hidup yang tidak mungkin dielakkan lagi.

Berdasarkan paparan hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan oleh konselor dalam merancang layanan bimbingan dan konseling bagi siswa SMP dengan latar belakang budaya kerajaan Majapahit, sehingga layanan yang diberikan akan sesuai dengan makna hidup siswa. Bagi penelitian selanjutnya agar dapat memanfaatkan hasil temuan ini dan kemudian mengembangkan layanan bimbingan dan konseling yang sesuai dengan makna hidup siswa SMP di Trowulan. Terutama dengan mempertimbangkan nilai bersikap sebagai capaian tertinggi dalam pencapaian makna hidup siswa SMP di Trowulan.