SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN MEDIA PERMAINAN SIMULASI UNTUK MENGURANGI PERILAKU KONSUMTIF SISWA KELAS XI SMKN 02 MALANG

mutiara istiqomah

Abstrak


RINGKASAN

Istiqomah, Mutiara. 2017. Pengembangan Permainan Simulasi untuk Mengurangi Perilaku Konsumtif Siswa Kelas XI SMKN 02 Malang

Skripsi. Jurusan Bimbingan dan Konseling. Fakultas Ilmu Pendidikan.

Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Yuliati Hotifah, S.Psi, M.Pd

(II) Dr. H. Im. Hambali, M.Pd.

 

Kata Kunci: permainan simulasi, perilaku konsumtif, siswa SMK

Media permainan simulasi merupakan salah satu metode belajar yang melibatkan siswa secara aktif melalui permainan yang menyenangkan dengan berperan seolah-olah pada kejadian sebenarnya untuk mengurangi perilaku konsumtif.  Berdasarkan hasil need assessment diketahui bahwa sebagian siswa memiliki tingkat perilaku konsumtif yang cukup tinggi. Oleh karena itu peneliti mengembangkan media permainan simulasi untuk mengurangi perilaku konsumtif siswa kelas XI SMKN 02 Malang.

Model penelitian dan pengembangan ini diadaptasi dari strategi pengembangan Borg & Gall. Adapun prosedur pengembangan adalah: 1) Mengadakan penelitian dan pengumpulan informasi, 2) perencanaan, 3)  mengembangkan produk awal, 4) Uji lapangan Permulaan (ahli materi BK, ahli media, calon pengguna produk, kelompok siswa), 5) Merevisi produk utama, 6) Melakukan uji coba lapangan utama, 7) Melakukan revisi terhadap produk operasional.

Produk yang dihasilkan adalah 1) Media permainan simulasi untuk mengurangi perilaku konsumtif siswa kelas XI SMKN 02 Malang, 2) Buku panduan permainan simulasi. Komponen media permainan simulasi terdiri atas beberan permainan monopoli, dadu, pion dan buku matriks permainan. Buku Panduan untuk konselor terdiri dari 4 point yaitu pendahuluan, panduan pelaksanaan, prosedur permainan simulasi, matriks permainan simulasi dan evaluasi. Berdasarkan hasil analisis data penilaian ahli calon pengguna produk dan kelompok siswa serta revisi yang telah dilaksanakan sesuai saran dan masukan dapat disimpulkan bahwa produk ini sudah memenuhi syarat keberterimaan secara teoritis dan praktis.

Berdasarkan hasil penelitian, pengembangan permainan simulasi ini diharapkan konselor sebagai pengguna produk dapat memahami dan mempelajari buku panduan permainan simulasi serta memanfaatkan media permainan simulasi sebagai media bimbingan dalam bimbingan kelompok agar siswa dapat menguasai materi yang disampaikan dengan baik.  Bagi peneliti selanjutnya, Produk hasil penelitian dan pengembangan ini dapat dilanjutkan dengan penelitian eksperimen untuk mengetahui keefektifan permainan simulasi untuk mengurangi perilaku konsumtif siswa kelas XI SMKN 02 Malang