SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Keefektifan Konseling Realita Terhadap Ketepatan Pemilihan Karier Siswa SMKN 6 Malang

achmad faris yulianto

Abstrak


ABSTRAK

 

Faris Yulianto, Achmad. 2017. Keefektifan Konseling Realita terhadap Ketepatan Pemilihan Karier Siswa SMK. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Blasius Boli Lasan, M.Pd (II) Drs. Lutfi Fauzan, M.Pd

 

Kata kunci: Pemilihan Karier, Potensi Siswa, Konseling Realita

 

Pemilihan karier adalah suatu proses individu dapat mengidentifikasi dan mengambil langkah-langkah untuk mencapai tujuan–tujuan kariernya. Dengan demikian pemilihan karier dalam seting pendidikan merupakan langkah yang strategis dalam membantu konseli mewujudkan cita-cita kariernya di masa yang akan datang

Pemilihan karir  bertujuan membantu konseli memahami potensi yang di miliknya, dan tentu saja sebelum lulus konseli sudah mempunyai ancang-ancang akan bekerja di mana, sehingga ketika kelak sudah tamat sekolah, konseli tidak akan kebingungan menjadi apakah dirinya nanti. Oleh karena itu diperlukan teknik yang tepat dalam penerapan pemilihan karier untuk mempermudah penyampaiannya, salah satunya dengan teknik konseling realita. Konseling realita memiliki langkah-langkah yang sistematis dan jelas.

Terdapat lima langkah dalam ketepatan pemilihan karier menurut Gelatt: (1) Menyadari kebutuhannya untuk membuat pilihan dan selanjutnya menentukan tujuan. (2) Mengumpulkan data dan melakukan observasi untuk melihat berbagai kemungkinan tindakan. (3) Pemanfaatan data dalam menentukan rangkaian tindakan yang mungkin diambil dan hasil yang mungkin dicapai. (4) Mengestimasi baiknya hasil yang akan dicapai. (5) Mengevaluasi dan memilih sebuah keputusan, yang merupakan keputusan terminal atau keputusan investigatori.

Hasil penilaian ahli panduan menunjukkan bahwa konseling realita sebagai pedoman konseling merupakan produk yang layak digunakan oleh konselor dalam melaksanakan layanan bimbingan. Berdasarkan hasil posttest siswa pun menyatakan bahwa pedoman ini berdampak baik bagi perkembangan kognitifnya dalam hal ini pemilihan karier. Hal ini terbukti dengan perbedaan hasil dari pretest yang awalnya rendah dibanding teman sekelasnya setelah diadakannya  treatment dan diuji kembali saat posttest ternyata terjadi peningkatan sebesar -2.023.

Beberapa saran bagi penelitian selanjutnya berhubungan dengan pedoman konseling yang mana perlu diberikannya jokes yang menarik agar proses konseling bisa berjalan lancar dan kondusif bagi konselor dan konseli, dan yang kedua berhubungan dengan metode penelitian berdasarkan pengalaman peneliti, perlu dilakukan pengamatan secara berulang-ulang agar peneliti dapat benar-benar mengetahuibahwa konseli dapat memilih karier yang tepat melalui konseling realita. Rencana penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan rancangan penelitian One-Group Pretest-Posttest disarankan kepada peneliti selanjutnya agar mencoba menggunakan rancangan penelitian Interrupted Time Series untuk mengetahui konsistensi siswa dalam menjawab pretest posttest dan juga untuk mengetahui keefektifan konseling realita terhadap pemilihan karier siswa SMK.