SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN PANDUAN PELATIHAN MENGGUNAKAN MIND MAP UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SMK

Putut Palupi

Abstrak


ABSTRAK

 

Palupi, Putut. 2017. Pengembangan Panduan Pelatihan Mind Map untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa SMK. Skripsi, Jurusan Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Widada, M.Si., (II) Drs. Djoko Budi Santoso, M.Pd.

 

Kata Kunci: mind map, motivasi belajar.      

 

Motivasi belajar adalah sebuah dorongan kepada individu yang bertujuan agar individu melakukan aktivitas latihan atau pengalaman guna mendapatkan perubahan. Motivasi belajar berfungsi sebagai pendorong timbulnya tingkahlaku, pengarah, dan penggerak kepada individu untuk melaksanakan kegiatan belajar, sehingga diperlukan motivasi untuk dapat melaksanakan kegiatan belajar dengan efektif. Dalam pelaksanaan bimbingan memerlukan sebuah media untuk menunjang pelaksanaan bimbingan, dan media yang dapat digunakan untuk meningkatkan motivasi belajar adalah dengan menggunakan mind map. Mind Map akan membantu untuk merencanakan, berkomunikasi, menjadi lebih kreatif, menyelesaikan masalah, memusatkan perhatian, menyusun dan menjelaskan pikiran-pikiran, mengingat dengan baik, belajar lebih cepat dan efisien serta melatih gambar keseluruhan.

Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa panduan pelatihan membuat mind map untuk meningkatkan motivasi belajar siswa yang berguna, tepat, menarik, dan layak digunakan oleh guru BK dan siswa. Rancangan penelitian yang digunakan untuk menjawab permasalahan penelitian ini adalah rancangan penelitian dan pengembangan (research and development). Model penelitian dan pengembangan (research and development) adalah metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu, dan menguji keefektifan produk tersebut. Analisis yang digunakan dalam penilaian produk untuk data kuantitatif menggunakan rumus rerata, dan menggunakan analisis data yang ditarik kesimpulan untuk data kualitatif.

Hasil penelitian berupa buku panduan pelatihan membuat mind map yang telah memiliki nilai keberterimaan oleh ahli dan calon pengguna produk. Hasil keberterimaan panduan pelatihan mind map dengan melaksanakan penilaian oleh ahli materi, ahli media, dan calon pengguna produk (konselor), yang berdasarkan pada empat aspek yaitu: aspek kegunaan, aspek ketepatan, aspek kemenarikan, dan aspek kelayakan. Penilaian menunjukkan nilai keberterimaan yang baik, sehingga panduan pelatihan ini berguna, tepat, menarik, dan layak untuk digunakan.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan bagi konselor dapat menggunakan panduan pelatihan mind map untuk meningkatkan motivasi belajar sebagai layanan preventif (pencegahan) dalam bimbingan dan konseling. Bagi peneliti selanjutnya, pengembangan panduan ini sampai pada tahap uji kelompok kecil, sehingga dapat dilanjutkan dengan menggunakan penelitian kuantitatif eksperimen untuk mengetahui efektifitas penerapan panduan pelatihan.