SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Panduan Pelatihan Asertif untuk Membantu Mencegah Tindakan Bullying pada Siswa SMK Negeri 1 Dlanggu.

BIMA JAINUL ARIFIN

Abstrak


Arifin, Bima Jainul. 2017. Pengembangan Panduan Pelatihan Asertif untuk Membantu Mencegah Tindakan Bullying pada Siswa SMK Negeri 1 Dlanggu. Skripsi. Jurusan Bimbingan dan Konseling. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Lutfi Fauzan, M. Pd. (II) Dr. Henny Indreswari, M. Pd.

 

Kata Kunci: pelatihan asertif, bullying, siswa SMK

 

Bullying didefinisikan sebagai sebuah tindakan negatif berupa ancaman atau teror yang dilakukan berulang-ulang. Berdasarkan hasil wawancara diketahui bahwa sebagian siswa masih menjadi korban bullying oleh orang lain yang ada di sekitarnya. Oleh karena itu peneliti mengembangkan panduan pembentukan perilaku asertif untuk membantu siswa mencegah tindakan bullying.

Model penelitian dan pengembangan ini diadaptasi dari strategi pengembangan Brog & Gall. Adapun prosedur pengembangan adalah:  1) tahap I pengumpulan informasi; 2) tahap II pengembangan produk awal; 3) tahap III uji ahli bimbingan dan konseling; uji ahli media; 4) tahap IV revisi produk  berdasarkan uji ahli bimbingan dan konseling; uji ahli media; 5) tahap V uji calon pengguna produk revisi berdasarkan hasil uji calon pengguna produk; uji kelompok kecil; revisi berdasarkan hasil uji kelompok kecil; 6) tahap VI penyusunan produk akhir. Instrumen data dalam penelitian dan pengembangan ini berbentuk angket penilaian yang meliputi instrumen uji ahli materi, media dan uji calon pengguna produk. Kriteria penilaian produk berdasarkan empat aspek penilaian yakni, ketepatan, kelayakan, kepatutan dan kegunaan. Analisis data yang digunakan yaitu kuantitatif dan kualitatif. Teknik analisis kuantitatif digunakan untuk menganalisis skala penilaian ahli materi, media dan pengguna produk. Sedangkan analisis kualitatif diperoleh dari penilaian secara tertulis pada bagian saran.

Produk yang dihasilkan adalah Panduan Pelatihan Asertif untuk Membantu Mencegah Tindakan Bullying. Panduan konselor ini berisi 3 bagian yaitu bagian I pendahuluan, bagian II prosedur pelatihan, dan bagian III materi pelatihan. Berdasarkan hasil analisis data penilaian ahli, calon pengguna produk dan kelompok kecil di kelas X animasi 1 sebanyak lima siswa, serta revisi yang telah dilaksanakan sesuai dengan aspek kegunaan, aspek kelayakan, aspek ketepatan, dan aspek kepatutan, dapat disimpulkan bahwa produk dapat berterima secara teoritis dan praktis.

Berdasarkan hasil penelitian, pengembangan buku panduan ini terdapat materi yang harus dikuasai oleh pengguna buku, sehingga disarankan konselor sebagai pengguna produk untuk mempelajari buku panduan pelatihan asertif. Bagi peneliti selanjutnya, karena pengembangan ini hanya sampai pada uji kelompok kecil maka hasil penelitian dan pengembangan ini dapat dilanjutkan dengan penelitian eksperimen untuk mengetahui keefektifan panduan pelatihan asertif untuk membantu mengatasi tindakan bullying pada siswa SMK Negeri 1 Dlanggu.