SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2010

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Bentuk-bentuk Gangguan Ketrampilan Interpersonal Sebagai Indikator Autisme Anak.

risma nur aini

Abstrak


Kata kunci :  bentuk-bentuk gangguan ketrampilan interpersonal autisme anak

 

Autisme anak sebagai bentuk kelainan tingkah laku semakin banyak terdeteksi. Salah satu bentuk gangguan pada anak autisme adalah gangguan ketrampilan interpersonal. Gangguan ketrampilan interpersonal merupakan gangguan ketrampilan asosiasi antara dua atau lebih banyak orang yang ditandai dengan kurangnya respon terhadap atau kurangnya minat kepada orang-orang atau anak-anak disekitarnya. Penelitian ini bukan penelitian yang berdiri-sendiri. Penelitian ini bagian dari penyusunan instrumen diagnosa autisme yang digunakan untuk mendeteksi autisme. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk gangguan ketrampilan interpersonal yang dapat dijadikan sebagai indikator gangguan autisme. Data penelitian didapatkan dengan cara observasi yang kemudian diolah secara deskriptif kuantitatif dan dilanjutkan dengan Uji Kolmogorov-Smirnov. Kriteria subyek dalam penelitian ini yaitu: mengidap gangguan autisme, usia 5 tahun sampai dengan 15 tahun, mengikuti pendidikan di sekolah anak berkebutuhan khusus dan sekolah inklusi, berjenis kelamin laki-laki dan perempuan. Subyek dari penelitian adalah 50 orang, yaitu seluruh siswa di 2 lembaga/sekolah khusus di kota malang, yaitu lembaga YPAC dan Yayasan Bhakti Luhur. Observasi dilakukan secara langsung di sekolah autisme. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 10 bentuk-bentuk gangguan ketrampilan interpersonal yang dapat dijadikan sebagai indikator autisme anak yaitu 1) memahami namanya jika dipanggil, terkadang menoleh tapi harus berkali-kali (F:41,V:3,5), 2) mau bermain dengan teman-temannya, biasanya tergantung mood/ jika disuruh oleh terapis (F:23, V:3), 3) menolak bermain dengan teman-temannya, sibuk dengan dirinya sendiri (F:14,V:3,6), 4) mengenal terapisnya tapi belum bisa menyebutkan namanya (F:12,V:4,3), 5) didekati orang lain tidak peduli/ cuek (F:11,V:4,1), 6) sudah mengenal anggota keluarganya tapi belum bisa menyebutkan namanya (F:10,V:4,7), 7) ketika akan BAB bisa ke kamar mandi tapi belum bisa membuka celananya sendiri (F:7,V:4,6), 8) belum bisa ke kamar mandi sendiri, masih ngompol di celana (F:5,V:3,8), 9) terganggu dengan keberadaan orang lain, biasanya tidak mau belajar/ marah/ menangis (F:5,V:3,2), 10) kurang paham dengan lingkungan sekitarnya (rumah, sekolah dll) (F:5,V:4,2). Disarankan kepada para guru autis/ terapis di sekolah berkebutuhan khusus, 10 indikator autisme hasil dari penelitian ini bisa membantu dalam pendidikan, pengajaran dan perbaikan terhadap autisme anak. Bagi Stake Holder, yang terdiri dari Pemerintah, Pihak Profesional disarankan ikut andil memberikan informasi 10 indikator autisme hasil dari penelitian ini yang dapat berguna bagi penyandang autisme dan Bagi peneliti selanjutnya yang tertarik dengan tema ini, disarankan untuk menambahkan indikator bentuk-bentuk gangguan ketrampilan interpersonal yang lainnya, sehingga didapatkan indikator yang representative sebagai penunjuk autisme anak.