SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2009

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Perbedaan Pengetahuan, Persepsi, dan Sikap Siswa SMK Nasional Malang dan SMA Negeri 5 Malang terhadap Pelaksanaan Bimbingan dan Konseling di Sekolah

Abdul Rosyid

Abstrak


ABSTRAK

Rosyid, Abdul. 2009. Perbedaan Pengetahuan, Persepsi, dan Sikap Siswa SMK Nasional Malang dan SMA Negeri 5 Malang terhadap Pelaksanaan Bimbingan dan Konseling di Sekolah. Skripsi, Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi  FIP Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Harmiyanto, (II) Drs. Hariyadi Kusuma.

Kata kunci: pengetahuan, persepsi, sikap, pelaksanaan bimbingan konseling

    Peranan bimbingan dan konseling dalam pendidikan dan pengajaran di sekolah merupakan pendukung dalam meningkatkan efisiensi dan suasana kondusif dalam pengajaran di sekolah. Untuk melaksanakan layanan bimbingan dan konseling secara berkualitas, maka seorang konselor harus mengetahui pengetahuan, persepsi, dan sikap siswa terhadap layanan bimbingan dan konseling.
    Dalam penelitian ini bermaksud untuk mengetahui bagaimana pengetahuan yang dimiliki  siswa SMK Nasional Malang dan siswa SMA Negeri 5 Malang tentang  pelaksanaan bimbingan dan konseling di sekolah, bagaimana persepsi yang dimiliki siswa SMK Nasional Malang dan siswa SMA Negeri 5 Malang tentang pelaksanaan bimbingan dan konseling di sekolah, dan bagaimana sikap yang dimiliki siswa SMK Nasional Malang dan siswa SMA Negeri 5 Malang tentang pelaksanaan bimbingan dan konseling di sekolah, apakah ada perbedaan pengetahuan, persepsi dan sikap antara siswa SMK Nasional Malang dengan siswa SMA Negeri 5 Malang terhadap pelaksanaan bimbingan dan konseling di sekolah.
    Penelitian ini dilakukan terhadap 70 siswa yang terbagi menjadi 35 siswa SMK Nasional Malang dan 35 siswa SMA Negeri 5 Malang. Rancangan penelitian  ini  jenis penelitian deskriptif  dengan  menggunakan angket sebagai alat pengumpul data.
    Temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa siswa SMK Nasional Malang memiliki pengetahuan yang baik, persepsi yang baik dan sikap yang cukup baik terhadap pelaksanaan bimbingan dan konseling. Sedangkan siswa SMA Negeri 5 Malang memiliki pengetahuan yang baik, persepsi yang cukup baik serta sikap yang baik terhadap pelaksanaan bimbingan dan konseling. Maka tidak terdapat perbedaan pengetahuan yang signifikan antara siswa SMK Nasional Malang dan siswa SMA Negeri 5 Malang terhadap pelaksanaan bimbingan dan konseling di sekolah,  terdapat perbedaan persepsi yang signifikan antara siswa SMK Nasional Malang dan siswa SMA Negeri 5 Malang terhadap pelaksanaan bimbingan dan konseling di sekolah, serta terdapat perbedaan sikap yang signifikan antara siswa SMK Nasional Malang dan siswa SMA Negeri 5 Malang tentang pelaksanaan bimbingan dan konseling di sekolah.
    Untuk meningkatkan mutu layanan program bimbingan dan konseling, penting bagi konselor untuk dapat memberikan/mensosialisasikan pemahaman yang benar tentang layanan bimbingan dan konseling serta disesuaikan dengan kebutuhan/karakteristik siswa di sekolah. Dalam penelitian ini terbuka kemungkinan untuk mengadakan penelitian lanjutan agar lebih banyak hal-hal yang dapat diungkapkan dan dikembangkan. Hal ini akan berguna sebagai bahan masukan dan pertimbangan dalam mengembangkan program layanan bimbingan konseling di sekolah dalam rangka membantu siswa mengembangkan aspek-aspek intelektual, moral, sosial, kognitif dan emosional, serta mengembangkan potensi individu secara optimal, harmonis, dan bermakna sehingga siswa mandiri, kreatif, produktif, dan religius.


Teks Penuh: DOC PDF