SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2009

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PERBEDAAN KEMANDIRIAN ANTARA SISWA YANG BERASAL DARI KELUARGA ORANG TUA UTUH DAN SISWA YANG BERASAL DARI KELUARGA ORANG TUA TUNGGAL DI SMKN 5 MALANG

TANTI HANDAYANI

Abstrak


ABSTRAK

 

Handayani, Tanti. 2009. Perbedaan Kemandirian antara Siswa yang Berasal dari Keluarga Utuh dan Siswa yang Berasal dari Keluarga Orang Tua Tunggal SMKN 5 Malang. Skripsi, Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi FIP Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Ella Faridati Zen M.Pd., (II) Drs. Harmiyanto.

 

Kata kunci: kemandirian, keluarga utuh, keluarga tunggal.

 

Pendidikan pertama yang diterima seorang anak berawal dari rumah. Keluarga adalah lingkungan pertama dan terpenting bagi seorang anak. Dalam lingkungan keluarga ini anak akan mendapat rangsangan atau pengaruh yang pertama dalam pertumbuhannya dan perkembangannya baik biologis maupun psikologis. Anak akan mencapai kemandirian yang optimal apabila kondisi keluarga mendukung perkembangannya. Anak yang berasal dari keluarga utuh akan lebih mudah mencapai kemandirian karena di sini peran orang tua dalam perkembangan kemandiriannya lebih terarah dan terawasi, berbeda dengan anak dari keluarga tunggal peran orang tua cenderung kurang dan anak kurang mendapatkan arahan untuk mencapai tahap perkembangan kemandirian yang diinginkan.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) gambaran kemandirian siswa yang berasal dari keluarga utuh siswa kelas XI SMKN 5 Malang; (2) gambaran kemandirian siswa yang berasal dari keluarga tunggal siswa kelas XI SMKN 5 Malang; (3) perbedaan kemandirian antara siswa yang berasal dari keluarga utuh dan siswa yang berasal dari keluarga orang tua tunggal siswa kelas XI SMKN 5 Malang.

            Rancangan penelitian ini adalah deskriptif dan komparatif. Populasi penelitian yaitu siswa kelas XI SMKN 5 Malang sejumlah 543 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan random sampling sebanyak 104 siswa sedangkan sampel siswa dari keluarga tunggal sebanyak 57 siswa. Penelitian ini menggunakan angket hasil pengembangan penulis sebagai instrument dalam pengumpul data. Hasil uji validitas dan reliabilitas menunjukkan bahwa angket penelitian memiliki kualitas baik. Adapun analisis data adalah analisis deskriptif dan komparatif (uji-t)

Hasil penelitian menunjukkan (1) Siswa dari keluarga utuh secara umum mempunyai kemandirian yang sangat baik. Hal ini ditunjukkan banyak  siswa (56,73 %) yang berasal dari keluarga utuh memiliki kemandirian dalam kategori yang sangat baik (2) Siswa dari keluarga orang tua tunggal secara umum mempunyai kemandirian baik. Dapat dilihat banyak siswa (42,11 %)  yang berasal dari keluarga orang tua tunggal yang memiliki kemandirian baik (3)Terdapat perbedaan antara siswa yang berasal dari keluarga utuh dan siswa yang berasal dari orang tua tunggal, di mana t hitung lebih besar dari t tabel (2,525>1,96) atau sig/significance sebesar 0,013


Teks Penuh: DOC PDF