SKRIPSI Jurusan Bimbingan dan Konseling & Psikologi - Fakultas Ilmu Pendidikan UM, 2009

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

HUBUNGAN PROFESIONALITAS KONSELOR DENGAN PEMANFAATAN LAYANAN KONSELING DI SMAN 4 MALANG

Aprima Abu Nini Sari

Abstrak


ABSTRAK

 

Sari, Aprima Abu Nini. 2009. Hubungan Profesionalitas Konselor dengan Ekspektasi Siswa terhadap Pemanfaatan Layanan Konseling di SMA Negeri 4 Malang. Universitas Negeri Malang. Skripsi, Jurusan Bimbingan Konseling dan Psikologi Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs. Lutfi Fauzan, M.Pd. (II) Dr. M. Ramli, M.A. 

 

Kata Kunci: Profesionalitas konselor, Ekspektasi siswa, Layanan    konseling.

 

Kompetensi profesional konselor merupakan kemampuan dalam memahami secara mendalam konseli yang hendak dilayani, menguasai landasan teoritik bimbingan dan konseling, menyelenggarakan bimbingan dan konseling yang memandirikan, mengembangkan pribadi dan profesionalitas secara berkelanjutan. Selain didapatkan dari pendidikan dan pelatihan, konselor dapat mengembangkan kompetensinya melalui pengalaman kerja dan mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan profesinya. Apabila kompetensi profesional konselor tinggi maka ekspektasi siswa dalam pemanfaatan layanan konseling akan tinggi dan sebaliknya apabila kompetensi profesional konselor rendah maka ekspektasi siswa dalam pemanfaatan layanan konseling rendah pula.  Dengan adanya konselor yang profesional, siswa akan dapat berkembang secara optimal dan tidak akan mudah putus asa dalam menemui hambatan.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) tingkat profesionalitas konselor di SMAN 4 Malang, (2) Ekspektasi siswa terhadap pemanfaatan layanan konseling di SMAN 4 Malang, (3) hubungan profesionalitas konselor dengan ekspektasi siswa terhadap pemanfaatan layanan konseling di SMAN 4 Malang.

Rancangan penelitian yang digunakan adalah deskriptif dan korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMAN 4 Malang sejumlah 76 orang  siswa, diambil dengan menggunakan teknik proportional random sampling. Penelitian ini menggunakan kuesioner hasil pengembangan penulis sebagai instrumen dalam pengumpul data. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis deskriptif dan korelasi rank spearman.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) cukup banyak (50%) konselor SMAN 4 Malang yang memiliki kompetensi profesional dengan klasifikasi sangat tinggi, cukup banyak (50%)  konselor SMAN 4 Malang yang memiliki kompetensi profesional dengan klasifikasi tinggi, dan tidak ada satupun konselor SMAN 4 Malang yang memiliki kompetensi profesional dengan klasifikasi cukup tinggi, rendah dan sangat rendah, (2) cukup banyak siswa (59,2%) yang memiliki ekspektasi dalam memanfaatkan layanan konseling dengan klasifikasi tinggi, sedikit siswa (31,5%) yang memiliki ekspektasi dalam memanfaatkan layanan konseling dengan klasifikasi sangat tinggi, sangat sedikit siswa (7,89%) yang memiliki ekspektasi dalam memanfaatkan layanan konseling dengan klasifikasi cukup tinggi, sangat sedikit siswa (1,31%) yang memiliki ekspektasi dalam memanfaatkan layanan konseling dengan klasifikasi rendah, dan tidak ada satupun siswa SMAN 4 Malang yang memiliki ekspektasi dalam memanfaatkan layanan konseling dengan klasifikasi sangat rendah, (3) ada hubungan yang signifikan antara profesionalitas konselor dengan ekspektasi siswa terhadap pemanfaatan layanan konseling di SMAN 4 Malang, r hitung (0,545) dengan taraf signifikansi sebesar       (α = 0,000).

Berdasarkan  hasil penelitan, beberapa saran yang dapat dikemukakan antara lain sebagai berikut: Konselor, hendaknya dapat mempertahankan kompetensi profesionalnya, sehingga siswa dapat memanfaatkan layanan konseling secara optimal. Peneliti lanjutan yang mempunyai keinginan untuk mengadakan penelitian sejenis disarankan untuk memperbanyak jumlah sampel untuk konselor, karena jumlah sampel konselor dalam penelitian ini tidak sebanding dengan jumlah sampel siswa. Hal ini untuk mempermudah peneliti dalam menganalisis data penelitian dan dapat dijadikan sebagai acuan agar penelitian lebih sempurna.


Teks Penuh: DOC PDF